Pemkot Parepare Salurkan Bantuan untuk Bayi Tanpa Anus
Kamis, 20 Mei 2021 - 17:57 WIB
loading...
A
A
A
Terkait kondisi ekonomi warganya tersebut, kata Ardyansyah lagi, pemerintah kecamatan akan melakukan pencermatan dan bermusyawarah pada tingkat kecamatan untuk kemudian diusulkan ke Dinas Sosial, guna ditindaklanjuti ke Tim Nasional Penanggulangan Kemiskinan Pemerintah Pusat.
"Saat ini, pemerintah berupaya menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan keluarga Alif Adzan, utamanya yang terkait kebutuhan medis bayi, seperti cairan infus, dan kain kapas. Kami harap kepada keluarga, untuk terus berkoordinasi dengan RT/RW terkait kebutuhan-kebutuhannya,” papar Ardyansyah.
Baca juga: Upaya Tanggap Bencana, Pos Unit Basarnas Bakal Didirikan di Parepare
Sementara itu, Kepala Puskesmas Lapadde, Nurhaida menyatakan, Tim Kesehatan dan Gizi Puskesmas Lapadde memfokuskan perhatian memberikan makanan untuk menunjang gizi balita, berupa pemberian biskuit. "Selain yang terkait kebutuhan medis pasien, seperti kain kasa, cairan infus dan plaster hypafix," katanya.
Sementara Evi, ibu pasien Alif Adzan mengatakan, putranya telah menjalani 5 kali operasi dan kondisinya jauh lebih baik dari sebelumnya.“Empat kali operasi dilaksanakan di Parepare, dan satu kali di Makassar. Alhamdulillah sudah ada perubahan. Rencana kembali kontrol tanggal 25 Mei di Makassar,” tandasnya.
"Saat ini, pemerintah berupaya menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan keluarga Alif Adzan, utamanya yang terkait kebutuhan medis bayi, seperti cairan infus, dan kain kapas. Kami harap kepada keluarga, untuk terus berkoordinasi dengan RT/RW terkait kebutuhan-kebutuhannya,” papar Ardyansyah.
Baca juga: Upaya Tanggap Bencana, Pos Unit Basarnas Bakal Didirikan di Parepare
Sementara itu, Kepala Puskesmas Lapadde, Nurhaida menyatakan, Tim Kesehatan dan Gizi Puskesmas Lapadde memfokuskan perhatian memberikan makanan untuk menunjang gizi balita, berupa pemberian biskuit. "Selain yang terkait kebutuhan medis pasien, seperti kain kasa, cairan infus dan plaster hypafix," katanya.
Sementara Evi, ibu pasien Alif Adzan mengatakan, putranya telah menjalani 5 kali operasi dan kondisinya jauh lebih baik dari sebelumnya.“Empat kali operasi dilaksanakan di Parepare, dan satu kali di Makassar. Alhamdulillah sudah ada perubahan. Rencana kembali kontrol tanggal 25 Mei di Makassar,” tandasnya.
(luq)
Lihat Juga :