RS UNS Resmi Menjadi Rujukan Lini Kedua Covid-19
Minggu, 19 April 2020 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
Begitu juga ada Tim Laboratorium Covid-19 terdiri dari Dokter Spesialis di bidang laboratorium dan Ahli Biologi Molekuler. Sedangkan pelayanan pasien Covid-19, digawangi oleh Satgas Covid dari berbagai profesi dan tugas sebanyak 120 orang. "Semoga usaha ini menambah kemampuan RS UNS membantu masyarakat dan pemerintah bersama-sama menghadapi Pandemi Covid-19. Kami sangat berharap dukungan dari pemerintah dan masyarakat, agar kemampuan pelayanan kami semakin meningkat," ucapnya.
Rektor UNS Solo Prof Dr Jamal Wiwoho mengatakan, dalam rangka penanganan Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengalokasikan dana sebesar Rp210 milliar yang dialokasikan untuk RS pendidikan dan Fakultas Kedokteran di Indonesia. Untuk RS UNS UNS, memperoleh alokasi angggaran sebesar Rp19,5 milliar.
Kemudian sesuai Permenpan dan RB/3571/M/SM/0100/2020 tertanggal 26 Maret 2020, dalam rangka percepatan pemenuhan tenaga kesehatan BLU dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19, maka RS UNS melakukan penambahan SDM untuk menangani pasien Covid-19. "Ini langsung direspon oleh Direktur RS UNS, sehingga dari RS UNS merekrut dokter, perawat dan sebagainya," ujar Jamal.
UNS juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,3 milliar untuk penanganan Covid-19 di RS UNS. "Jadi kami buatkan ruang khusus untuk pasien Covid-19 di lantai 5. Jika nanti lantai 5 dirasa masih kurang, maka lantai 6 bisa digunakan," pungkasnya.
Rektor UNS Solo Prof Dr Jamal Wiwoho mengatakan, dalam rangka penanganan Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengalokasikan dana sebesar Rp210 milliar yang dialokasikan untuk RS pendidikan dan Fakultas Kedokteran di Indonesia. Untuk RS UNS UNS, memperoleh alokasi angggaran sebesar Rp19,5 milliar.
Kemudian sesuai Permenpan dan RB/3571/M/SM/0100/2020 tertanggal 26 Maret 2020, dalam rangka percepatan pemenuhan tenaga kesehatan BLU dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19, maka RS UNS melakukan penambahan SDM untuk menangani pasien Covid-19. "Ini langsung direspon oleh Direktur RS UNS, sehingga dari RS UNS merekrut dokter, perawat dan sebagainya," ujar Jamal.
UNS juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,3 milliar untuk penanganan Covid-19 di RS UNS. "Jadi kami buatkan ruang khusus untuk pasien Covid-19 di lantai 5. Jika nanti lantai 5 dirasa masih kurang, maka lantai 6 bisa digunakan," pungkasnya.
(nun)
Lihat Juga :