Jambi Gempar, Kakak Bacok Adik Ipar hingga Meregang Nyawa

loading...
Jambi Gempar, Kakak Bacok Adik Ipar hingga Meregang Nyawa
Suparno (37) meninggal dunia usai dibacok oleh kakak iparnya, M Badri (34) di Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Foto/MPI/Azhari Sultan Jambi
SAROLANGUN - Aksi pembacokan terjadi lagi di Jambi . Kali ini terjadi di Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Ironisnya, pelaku dan korban merupakan kakak dan adik ipar.

Baca juga: Adik Ipar Lari Keluar Rumah Tanpa Busana, Diduga Dilecehkan Kakak Ipar

Peristiwa pembacokan terjadi pada Senin (3/5/2021). Korban Suparno (37) meninggal dunia usai dibacok oleh kakak iparnya, M Badri (34). Camat Bathin VIII, Akhyar Mubarrok saat dihubungi mengatakan bahwa kasus pembunuhan yang meregang nyawa tersebut hingga kini tengah ditangani oleh aparat kepolisan setempat.

Baca juga: Bunuh Istri dan Kakak Ipar, Pria di Kalteng Diringkus Polisi Saat Dalam Pelarian

"Yang meninggal namanya Suparno. Sedangkan pelaku bernama Badri, warga Desa Tanjung yang merupakan kakak ipar dari korban," ungkapnya, Selasa (4/5/2021).



Baca juga: Cemburu Istri Digoda, Suami dan Kakak Ipar Bacok Pria Asal Musi Banyuasin Hingga Sekarat

Menurutnya, kejadian tragis itu terjadi persis di halaman rumah keluarga korban yang beralamat di RT 05, Desa Sukajadi. "Korban meninggal dunia dan telah dilakukan visum di PKM limbur Tembesi," ujarnya singkat.

Terpisah, Kapolsek Bathin VIII, AKP Isnandar mengakui adanya peristiwa pembunuhan tersebut. Namun, tambahnya, pelaku sudah diamankan tanpa perlawanan.

"Pelaku langsung diamankan di tempat kejadian perkara, saat ini sudah diamankan di Mako Polsek untuk dimintai keterangan termasuk sejumlah barang bukti," tandasnya.

Dia masih belum bisa memberikan secara pasti motif apa yang mengakibatkan pelaku tega menghabisi nyawa adik iparnya itu.

Akan tetapi, dari sejumlah informasi yang didapat, keduanya terlibat adanya perselisihan hingga sampai pelaku nekat menghabisi nyawa korban. "Kita masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait kasus ini," pungkasnya.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top