Ridwan Kamil Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Banjir-Longsor Kupang
Sabtu, 01 Mei 2021 - 19:27 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kupang, NTT, Sabtu (1/5/2021). Foto/Humas Jabar
A
A
A
KUPANG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyerahkan langsung bantuan dari Pemerintah Daerah Provinsi Jabar sebesar Rp1 miliar untuk korban banjir dan longsor di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) , Sabtu (1/5/2021).
Baca juga: Batasi Mobilitas Antar Daerah, Ridwan Kamil Terbitkan SE Pengendalian Aktivitas Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyempatkan mengunjungi posko pengungsi di Kampung Amanuban, Kelurahan/Kecamatan Oebofu, Kota Kupang. Pengungsi merupakan korban badai siklon tropis seroja yang terjadi beberapa waktu lalu.
Baca juga: Manager Kimia Farma Tersangka Antigen Bekas Bangun Rumah Mewah di Lubuklinggau
Kang Emil berjalan kaki menyusuri sejumlah titik terdampak banjir dan longsor akibat badai tersebut, mulai dari jalan yang retak dan rusak berat, rumah dan bangunan yang runtuh, tempat pengungsian, sampai sekolah darurat.
Di posko pengungsian, dia sempat bercakap-cakap dengan masyarakat setempat yang berbagi cerita mengenai peristiwa bencana mengerikan tersebut. Kang Emil bercengkerama dengan warga sambil bernyanyi bersama lagu Halo-halo Bandung.
Baca juga: Batasi Mobilitas Antar Daerah, Ridwan Kamil Terbitkan SE Pengendalian Aktivitas Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyempatkan mengunjungi posko pengungsi di Kampung Amanuban, Kelurahan/Kecamatan Oebofu, Kota Kupang. Pengungsi merupakan korban badai siklon tropis seroja yang terjadi beberapa waktu lalu.
Baca juga: Manager Kimia Farma Tersangka Antigen Bekas Bangun Rumah Mewah di Lubuklinggau
Kang Emil berjalan kaki menyusuri sejumlah titik terdampak banjir dan longsor akibat badai tersebut, mulai dari jalan yang retak dan rusak berat, rumah dan bangunan yang runtuh, tempat pengungsian, sampai sekolah darurat.
Di posko pengungsian, dia sempat bercakap-cakap dengan masyarakat setempat yang berbagi cerita mengenai peristiwa bencana mengerikan tersebut. Kang Emil bercengkerama dengan warga sambil bernyanyi bersama lagu Halo-halo Bandung.
Lihat Juga :