Jumlah Kasus COVID-19 Klaster Takziah di Sragen Bertambah, 1 Tewas

Sabtu, 01 Mei 2021 - 16:58 WIB
loading...
Jumlah Kasus COVID-19...
Jumlah kasus positif COVID-19 di Desa Jetis, Kabupaten Sragen, Jawa tengah, terus bertambah hingga mencapai 38 orang. Foto/iNews TV/Joko Piroso
A A A
SRAGEN - Sebanyak 21 warga Desa Jetis, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dinyatakan positif COVID-19 . Kasus positif COVID-19 dari klaster takziah di desa tersebut terus bertambah, setelah sebelumnya sudah ada 17 orang yang positif COVID-19 , dan satu di antaranya meninggal dunia.

Baca juga: COVID-19 Menggila di Maumere, Ruang Kelas Seminari Jadi Tempat Isolasi

Menurut Camat Sambirejo, Kabupaten Sragen, Didik Purwanto jumlah warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 dari klaster takziah di Dukuh Sambilenguk RT 6, dan RT 7 bertambah 21 orang. "Adanya tambahan ini, total warga yang positif COVID-19 mencapai 38 orang," tuturnya.



Hasil swab dari 80 orang itu baru diumumkan. Sekarang 38 warga yang dinyatakan positif COVID-19 menjalani isolasi mandiri. Didik memastikan kebutuhan logistik warga satu kampung di Sragen itu ditopang oleh warga sekitarnya. "Atas dasar kemanusiaan, mereka bergotong royong menyediakan kebutuhan logistik untuk warga yang menjalani isolasi mandiri," terangnya.

Baca juga: Gudang Penyimpanan Ikan Giling Digerebek, Polisi Temukan 8,3 Ton Daging Berformalin

Sementara warga yang negatif COVID-19 di klaster takziah ini, juga dipisahkan dari warga yang telah dinyatakan positif COVID-19 . Apabila antara warga yang positif dan negatif COVID-19 dicampur dalam satu rumah, dikhawatirkan penularannya semakin tidak terkendali.

Didik menambahkan, telah memerintahkan pembukaan posko COVID-19 di Dukuh Sambilenguk, untuk melayani masyarakat setiap hari selama 24 jam. Semua jalan menuju Dukuh Sambilenguk, sudah ditutup warga. Selain warga setempat, tidak diperkenankan masuk pedukuhan.

Baca juga: Tangis Pecah di Tasikmalaya, Ribuan Santri Pesantren Idrisiyyah Pulang Kampung

Sementara itu menurut Kepala Puskesmas Sambirejo, Wisnu Retnaningtyas, Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, berencana membuka posko kesehatan di Dukuh Sambilenguk. Langkah ini dilakukan demi memaksimalkan layanan kesehatan untuk warga satu kampung tersebut.

"Sekarang posko PPKM Mikro di Desa Jetis sudah kami aktifkan, untuk melayani masyarakat setiap hari selama 24 jam. Selain untuk mengantisipasi keluhan warga, posko juga kami jadikan untuk memantau pemudik," tegasnya.

Wisnu berharap masyarakat harus sadar dengan protokol kesehatan , untuk menjaga kesehatan masing-masing. Yakni mulai dari memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Baca juga: Massa Misterius Serang dan Rusak Rumah Keluarga Tersangka Pembunuhan di Batang

Ketua RT 7 Dukuh Sambilenguk, Sularto menyebutkan, bantuan susu, makanan, hand sanitizer, dan obat-obatan akan langsung dibagikan kepada warga terpapar COVID-19 , karena klaster takziah. "Kami pastikan 38 warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 , dalam kondisi sehat. Mereka tetap melaksanakan protokol kesehatan," tegasnya.

Penularan COVID-19 dari klaster takziah, terjadi pada awal pekan ini. Satu orang warga di Desa Jetis, dikabarkan meninggal dalam kondisi positif COVID-19 . Dampaknya, 38 warga lainnya yang turut dalam takziah tersebut positif COVID-19 , dan pedukuhan ini ditutup selama 14 hari.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Perubahan Iklim Disebut...
Perubahan Iklim Disebut Komnas HAM Jadi Krisis Terberat usai Covid-19
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Berita Terkini
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved