Bulukumba Gempar, Wanita Kepala Dusun Dibunuh Secara Sadis Oleh Warganya
Selasa, 20 April 2021 - 13:37 WIB
loading...
Kepala Dusun Katangka, Desa Karama, Aliani (35) dibunuh dengan sadis oleh warganya. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Seorang wanita muda yang menjabat sebagai Kepala Dusun (Kasun) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas bersimbah darah , usai dibunuh secara sadis oleh warganya sendiri.
Baca juga: Mataram Gempar, Suami Bunuh Istri Gara-gara Cemburu Ada Pria Lain
Aksi pembunuhan sadis terhadap Aliani (35) Kasun Katangka, Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, menggemparkan warga setempat. Korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan, dan tergeletak tak berdaya di dalam rumahnya. Korban diduga dibunuh oleh seorang warga karena persoalan pengocoran jalan.
Kepala Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Jusman mengatakan, korban sempat melapor mendapat ancaman dari salah seorang warganya. "Jadi semalam itu ibu kasun sempat melapor, ada warganya yang melakukan pengancaman ," kata Jusman.
Baca juga: Tangis Bahagia Pecah, Penyandang Disabilitas Sampaikan Tanda Cinta untuk Kapolresta Malang Kota
Pelaku kata Jusman diduga emosi dan mendatangi rumah korban. "Dia (pelaku) marah, karena ibu kasun tidak mengikuti keinginannya untuk mengecor jalan masuk ke rumahnya," lanjutnya.
Baca juga: Mataram Gempar, Suami Bunuh Istri Gara-gara Cemburu Ada Pria Lain
Aksi pembunuhan sadis terhadap Aliani (35) Kasun Katangka, Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, menggemparkan warga setempat. Korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan, dan tergeletak tak berdaya di dalam rumahnya. Korban diduga dibunuh oleh seorang warga karena persoalan pengocoran jalan.
Kepala Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Jusman mengatakan, korban sempat melapor mendapat ancaman dari salah seorang warganya. "Jadi semalam itu ibu kasun sempat melapor, ada warganya yang melakukan pengancaman ," kata Jusman.
Baca juga: Tangis Bahagia Pecah, Penyandang Disabilitas Sampaikan Tanda Cinta untuk Kapolresta Malang Kota
Pelaku kata Jusman diduga emosi dan mendatangi rumah korban. "Dia (pelaku) marah, karena ibu kasun tidak mengikuti keinginannya untuk mengecor jalan masuk ke rumahnya," lanjutnya.
Lihat Juga :