Demi Pencairan Dana Program Indonesia Pintar, Puluhan Ibu dan Anak Rela Berpanas-panasan
Senin, 19 April 2021 - 15:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Gempar Nabi ke-26, KTP Jozeph Paul Zhang Diselidiki Disdukcapil Salatiga
Salah seorang ibu yang ikut mengantre, Yeyen (28) warga Kelurahan Tanjung Indah Kecamatan Lubuklinggau Barat I, mengaku sudah datang ke BRI sejak pagi rela mengantre untuk mengambil bantuan milik anaknya. "Sebetulnya dari hari Jumat (17/4/2021) sudah ke sini, tapi disuruh datang hari Senin (19/4/2021)," tuturnya.
Sedangkan untuk syarat mendapatkan bantuan PIP , adalah harus membawa akte kelahiran, foto kopi rapot untuk biodata anak, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami istri. Serta anak yang mendapatkan bantuan harus datang. "Persyaratan yang terpenting anak wajib ikut saat mengambil dananya, selain persyaratan lainnya," ungkapnya.
Baca juga: Dihantam Pikap, Pengendara Motor di Tulungagung Tewas Bersimbah Darah
Sementara itu Pimpinan Cabang BRI Lubuklinggau, Sindu Bayu Adi mengatakan, bahwa membludaknya pengunjung di kantor unit itu disebabkan karena ada dua penyaluran yakni Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM), dan Bantuan Program Indonesua Pintar (BPIP).
Salah seorang ibu yang ikut mengantre, Yeyen (28) warga Kelurahan Tanjung Indah Kecamatan Lubuklinggau Barat I, mengaku sudah datang ke BRI sejak pagi rela mengantre untuk mengambil bantuan milik anaknya. "Sebetulnya dari hari Jumat (17/4/2021) sudah ke sini, tapi disuruh datang hari Senin (19/4/2021)," tuturnya.
Sedangkan untuk syarat mendapatkan bantuan PIP , adalah harus membawa akte kelahiran, foto kopi rapot untuk biodata anak, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami istri. Serta anak yang mendapatkan bantuan harus datang. "Persyaratan yang terpenting anak wajib ikut saat mengambil dananya, selain persyaratan lainnya," ungkapnya.
Baca juga: Dihantam Pikap, Pengendara Motor di Tulungagung Tewas Bersimbah Darah
Sementara itu Pimpinan Cabang BRI Lubuklinggau, Sindu Bayu Adi mengatakan, bahwa membludaknya pengunjung di kantor unit itu disebabkan karena ada dua penyaluran yakni Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM), dan Bantuan Program Indonesua Pintar (BPIP).
Lihat Juga :