Siloam Hospitals Lakukan Terapi Musik untuk Sembuhkan Stroke hingga Depresi
Jum'at, 16 April 2021 - 06:32 WIB
loading...
Foto ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BANTEN - Musik ternyata tidak hanya bermanfaat untuk menghibur, tapi juga bisa digunakan sebagai media terapi untuk menyembuhkan stoke hingga kondisi depresi. Hal inilah yang dilakukan Jessica Hariwijaya, S. SN, NMT, terapis musik Siloam Hospitals Lippo Village, Tangerang, Banten. Lewat Instagram Live ia menjelaskan lebih rinci mengenai manfaat terapi musik.
"Musik terapi dapat menciptakan ruang untuk berkembang, memberikan kesempatan untuk berkomunikasi tanpa diperlukan kata-kata, dan menggariskan perbedaan antara Isolation dan Connection," tutur Jessica di awal sesi live edukasi Kesehatan, melalui aplikasi Instagram, Kamis (15/4/2021). Baca juga: Lirik Lagu juga Bisa untuk Terapi Musik
Terapi musik sudah terbukti secara klinis mampu membantu menangani masalah kejiwaan yang berhubungan dengan penyakit emosional, kognitif, hingga masalah sosial. Terapi musik dapat diikuti oleh orang yang mengalami berbagai masalah kesehatan mental, seperti Orang yang sering mengalami depresi dan trauma karena kejadian tertentu.
"Selain itu juga bagi Penderita Autisme atau anak berkebutuhan khusus, orang yang mengalami kerusakan otak, seperti stroke atau cedera otak traumatis dan penderita gangguan jiwa dan orang yang mengidap Dementia (pikun)," ujarnya.
Lewat terapi musik, kata Jessica, orang-orang tersebut dapat lebih peka terhadap emosi sekaligus membangun koneksi dengan orang-orang yang mereka sayangi. Baca juga: 3 Teknik Terapi Musik yang Bisa Kamu Coba
"Musik terapi dapat menciptakan ruang untuk berkembang, memberikan kesempatan untuk berkomunikasi tanpa diperlukan kata-kata, dan menggariskan perbedaan antara Isolation dan Connection," tutur Jessica di awal sesi live edukasi Kesehatan, melalui aplikasi Instagram, Kamis (15/4/2021). Baca juga: Lirik Lagu juga Bisa untuk Terapi Musik
Terapi musik sudah terbukti secara klinis mampu membantu menangani masalah kejiwaan yang berhubungan dengan penyakit emosional, kognitif, hingga masalah sosial. Terapi musik dapat diikuti oleh orang yang mengalami berbagai masalah kesehatan mental, seperti Orang yang sering mengalami depresi dan trauma karena kejadian tertentu.
"Selain itu juga bagi Penderita Autisme atau anak berkebutuhan khusus, orang yang mengalami kerusakan otak, seperti stroke atau cedera otak traumatis dan penderita gangguan jiwa dan orang yang mengidap Dementia (pikun)," ujarnya.
Lewat terapi musik, kata Jessica, orang-orang tersebut dapat lebih peka terhadap emosi sekaligus membangun koneksi dengan orang-orang yang mereka sayangi. Baca juga: 3 Teknik Terapi Musik yang Bisa Kamu Coba
Lihat Juga :