Ngeyel Mudik ke Jateng, Kapolda: Perintah Saya Tegas, Suruh Kembali ke Daerahnya
Kamis, 15 April 2021 - 14:20 WIB
loading...
Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi memberi arahan pada jajaran eks wilayah Kedu, Kamis (15/4/2021). Foto/Ist.
A
A
A
SEMARANG - Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi kian intensif melakukan pengecekan kesiapan penyekatan jalur mudik Lebaran 2021. Kali ini jenderal polisi bintang dua ini mengecek kesiapan jajaran eks wilayah Kedu, Kamis (15/4/2021).
Baca juga: Mudik Dilarang, UMKM Daerah Tambah Megap-megap
Dalam kesempatan itu, Ahmad Lutfi memberi pengarahan kepada para Kapolres, Kabag Ops, Kasat Lantas, dan Kasat Reskrim. Dalam arahannya, dia mengatakan bahwa saat ini Polri telah melaksanakan pengecekan arus mudik , baik di jalan tol maupun di jalan arteri sebagai persiapan jelang Idul Fitri 1442 Hijriah.
Dia memerintahkan jajaran di eks wilayah Kedu, untuk menerapkan protokol kesehatan dan mengantisipasi kerumunan massa di tempat-tempat wisata seperti Candi Borobudur, Dieng, Batujajar dan lainnya. "Tempat-tempat wisata harus diantisipasi. Kalau ada kerumunan massa juga prokes harus dan wajib diterapkan," kata Luthfi.
Baca juga: Indramayu Gempar, Warga 3 Desa Mendadak Jadi Miliarder Usai Menerima Pembebasan Lahan
Sama seperti di daerah lain, pos-pos seperti pos pengamanan dan pos pelayanan yang siap berjaga 24 jam setiap hari, juga akan dibangun di rest area. Pos-pos ini tujuannya mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan pada pengguna jalan dan masyarakat. Nantinya dalam pos-pos ini akan ditempatkan personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, Dinkes. dan instansi terkait lainnya.
Baca juga: Mudik Dilarang, UMKM Daerah Tambah Megap-megap
Dalam kesempatan itu, Ahmad Lutfi memberi pengarahan kepada para Kapolres, Kabag Ops, Kasat Lantas, dan Kasat Reskrim. Dalam arahannya, dia mengatakan bahwa saat ini Polri telah melaksanakan pengecekan arus mudik , baik di jalan tol maupun di jalan arteri sebagai persiapan jelang Idul Fitri 1442 Hijriah.
Dia memerintahkan jajaran di eks wilayah Kedu, untuk menerapkan protokol kesehatan dan mengantisipasi kerumunan massa di tempat-tempat wisata seperti Candi Borobudur, Dieng, Batujajar dan lainnya. "Tempat-tempat wisata harus diantisipasi. Kalau ada kerumunan massa juga prokes harus dan wajib diterapkan," kata Luthfi.
Baca juga: Indramayu Gempar, Warga 3 Desa Mendadak Jadi Miliarder Usai Menerima Pembebasan Lahan
Sama seperti di daerah lain, pos-pos seperti pos pengamanan dan pos pelayanan yang siap berjaga 24 jam setiap hari, juga akan dibangun di rest area. Pos-pos ini tujuannya mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan pada pengguna jalan dan masyarakat. Nantinya dalam pos-pos ini akan ditempatkan personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, Dinkes. dan instansi terkait lainnya.
Lihat Juga :