500 UMKM Sumedang Bangkit Bersama PaDi

loading...
500 UMKM Sumedang Bangkit Bersama PaDi
UMKM Go Digital bukanlah slogan belaka. Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang Bersama dengan Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE) dan PT. Telkom Indonesia bersinergi untuk mewujudkannya dengan menggelar UMKM Sumedang Go Digital" din Pendopo IPP Kabupa
SUMEDANG - Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa UMKM memiliki peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia dan saat ini mampu menyumbangkan lebih dari 60% PDB.

UMKM Go Digital bukanlah slogan belaka. Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang Bersama dengan Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE) dan PT Telkom Indonesia bersinergi untuk mewujudkannya dengan menggelar “UMKM Sumedang Go Digital” di Pendopo IPP Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (10/4/2021).

Acara tersebut juga di hadiri oleh Kementrian BUMN, Kementrian Kominfo dan kementrian UMKM. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Sumedang Dr.H. Dony Ahmad Munir dan diikuti lebih dari 500 UMKM se Sumedang. Acara tersbut diisi dengan berbagai kegiatan antara lain Trainer Of Training (ToT) pelaku UMKM oleh PT Telkom dengan Padi-UMKM sebagai platformnya, Bazar, Konselling, Podcast, Lomba TikTok, Foto produk dan diakhiri Web-minar.

Direktur Digital Business PT Telkom Muhammad Fajrin Rasyid mengatakan pihaknya melihat salah satu yang dibutuhkan Indonesia adalah menaik-kelaskan UMKM kita. Menurutnya, UMKM kita ini merupakan sektor terbesar yang berkontribusi lebih dari 60 persen per-ekonomian Indonesia.

"Kalau kita bisa menaik-kelaskan UMKM kita, maka InsyaAllah hal itu akan berkontribusi besar terhadap per-ekonomian negara ini," katanya.



Fajrin menuturkan PT. Telkom Indonesia berkomitmen mengembangkan UMKM di Indonesia, salah satunya dengan menyediakan Pasar Digital UMKM (PadiUMKM. Platform ini dikembangkan sejak tiga tahun lalu dan baru berjalan sembilan bulan serta sudah terkoneksi ke puluhan ribu UMKM di seluruh Indonesia.

"Fitur utama dari PaDi-UMKM ini adalah menghubungkan UMKM sebagai toko atau merchand dari BUMN-BUMN di seluruh Indonesia. Saat ini sudah ada 56 BUMN yang tergabung di platform ini sehingga UMKM dapat menawarkan produk barang dan jasanya kepada 56 BUMN tsb," jelasnya.

Ia menambahkan, pihak Telkom akan terus mengembangkan agar platform ini terintergrasi dengan marketplace lain di Indonesia dan dalam waktu dekat platform ini juga akan terkoneksi dengan pasar ekspor di luar negeri.

Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dalam kesempatan yang sama mengapresiasi positif acara yang dikoordinasikan oleh YMIE tersebut. Menurutnya, acara ini merupakan bagian solusi dan ikhtiar untuk mengatasi persoalan yang dihadapi UMKM. Setidaknya ada lima persoalan klasik yang biasa dihadapi UMKM, selain pemasaran, permodalan, kapasitas pelaku UMKM, packaging dan penguatan kelembagaan.

"Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar kita untuk mengembangkan UMKM dan saya yakin kegiatan ini tidak hanya formalitas, tetapi harus dihayati, dijiwai dan dimanfaatkan dengan sebaik baiknya," kata Dony.



Indikator keberhasilan daripada kegiatan ini dapat dilihat dari output yang akan dihasilkan. Oleh karena itu, ia pun meminta kepada pihak Kementerian BUMN dan PT. Telkom untuk mengawal sehingga pasca kegiatan ini UMKM Sumedang benar-benar semakin maju dan berkembang.

"Setiap kegiatan harus jelas output-nya dan harus jelas dampaknya. Untuk itu, butuh pengawalan tidak hanya hari ini tetapi pasca kegiatan ini harus difollow up dan dikawal," katanya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir memberikan sambutan Dirjen SDPPI Kementrian Kominfo Dr. Ismail, Staf Ahli Bidang Keuangan Kementerian BUMN Ibu Loto Srianita Ginting yang memberikan sambutan melalui zoom, Perwakilan Kementerian Koperasi dan UMKM, Direktur Utama PT POS Indonesia dan Direktur Operasional dan Keuangan PT SMF. (CM)
(srf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top