Dipenjara di Nusakambangan, Napi Amerika Serikat Mengeluh Dipersulit Berobat ke RS

Senin, 12 April 2021 - 22:47 WIB
loading...
Dipenjara di Nusakambangan,...
Kuasa Hukum Christian Beasley, Tomy Harahap menyebut kliennya mengirim surat ke Presiden Jokowi lantaran dipersulit untuk berobat ke rumah sakit. Foto/SINDOnews/Suharjono
A A A
YOGYAKARTA - Narapidana (napi) kasus narkoba asal Amerika Serikat , Christian Beasley mengirim surat kepada Presiden Jokowi lantaran mengaku sulit mendapatkan izin untuk berobat ke dokter penyakit urologi di rumah sakit (RS).

Baca juga: Tujuh Sipir dan 1 Napi Tewas Mati Lemas di Septic Tank Penjara Aljazair

Kuasa Hukum Christian Beasley, Tomy Harahap mengatakan, langkah mengirimkan surat ini dilakukan karena kliennya merasa dipingpong untuk melakukan pengobatan. Hingga saat ini Christian Beasley yang dipenjara di Lapas Kelas II B Karanganyar, Nusakambangan , Cilacap, Jawa Tengah belum bisa mendapatkan izin melakukan pengobatan di dokter spesialis urologi.

Baca juga: Beredar Video Napi di AS Sandera Sipir Penjara

"Kami sudah meminta izin awalnya dari Kalapas mengajukan permohonan ke Kemenkumham. Namun begitu sampai di Lapas mereka meminta surat dari atas, yang mengizinkan napi dibawa keluar lapas untuk periksa. Ini menjadi aneh. Padahal napi memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun hak asasi klien kami tidak diberikan," terangnya saat mengirimkan surat di kantor Pos Besar Yogyakarta, Senin (12/4/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polri Tetapkan 287 WNA...
Polri Tetapkan 287 WNA Tersangka Kasus Markas Judi Online Jalan Hayam Wuruk Jakarta
Erupsi Gunung Dukono,...
Erupsi Gunung Dukono, BNPB Sebut 2 WNA Masih dalam Pencarian
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
WNA Inggris Buronan...
WNA Inggris Buronan Interpol Ditangkap di Bali
Kasus Uang Palsu Black...
Kasus Uang Palsu Black Dolar, 2 WNA Liberia Ditangkap di Jakarta Barat
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Rekomendasi
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved