4,6 Juta Warga Berpotensi Mudik ke Jateng, Pemudik Dihalau dengan 3 Cara Ini
Senin, 12 April 2021 - 22:09 WIB
loading...
Pemprov Jawa Tengah telah menyiapkan strategi untuk menghalau pemudik sekaligus melaksanakan larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah telah menyiapkan strategi untuk menghalau pemudik sekaligus melaksanakan larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021.
Baca juga: Kapolda Jateng: Pemudik Lolos di Jabar dan Jatim, Jangan Harap Bisa Masuk ke Jateng
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro menyatakan ada tiga skenario yang akan dilakukan. “Sekarang ini kita coba antisipasi untuk pelarangan mudik di tahun 2021 ini. Kita ada skenario, tiga cara,” kata Henggar di Semarang, Senin (12/4/2021).
Baca juga: Mudik Lebaran, Kendaraan Masuk Jawa Tengah Harus Kantongi Izin Gubernur
Skenario pertama adalah pra larangan sejak 1-5 Mei sebagai antisipasi mudik dini. Karena dari data Kementerian Perhubungan akan ada potensi warga melakukan mudik dini, yaitu sekitar 20% dari data Kemenhub.
“Data survei Kementerian Perhubungan. Ada potensi pemudik Jawa Tengah sekitar 4, 6 juta,” katanya.
Baca juga: Kapolda Jateng: Pemudik Lolos di Jabar dan Jatim, Jangan Harap Bisa Masuk ke Jateng
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro menyatakan ada tiga skenario yang akan dilakukan. “Sekarang ini kita coba antisipasi untuk pelarangan mudik di tahun 2021 ini. Kita ada skenario, tiga cara,” kata Henggar di Semarang, Senin (12/4/2021).
Baca juga: Mudik Lebaran, Kendaraan Masuk Jawa Tengah Harus Kantongi Izin Gubernur
Skenario pertama adalah pra larangan sejak 1-5 Mei sebagai antisipasi mudik dini. Karena dari data Kementerian Perhubungan akan ada potensi warga melakukan mudik dini, yaitu sekitar 20% dari data Kemenhub.
“Data survei Kementerian Perhubungan. Ada potensi pemudik Jawa Tengah sekitar 4, 6 juta,” katanya.
Lihat Juga :