Jawa Timur Masuk Pancaroba, Waspadai Angin Puting Beliung
Sabtu, 10 April 2021 - 10:17 WIB
loading...
Foto ilustrasi SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Jawa Timur (Jatim) saat ini tengah menghadapi musim pancaroba, dari musim hujan menuju musim kemarau. Hal itu berpotensi munculnya cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur (Jatim). Diantaranya hujan deras disertai angin kencang, puting beliung hingga hujan es.
Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim Yanuar Rahmadi mengatakan, sekitar seminggu lalu, angin puting beliung menerjang Desa Pinggir Papas dan Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Baca juga: NTT Diterjang Bencana, Gubernur Laiskodat Murka Copot Kepala BPBD dan Jemput Paksa Bupati
Peristiwa itu mengakibatkan tiga warga setempat mengalami luka ringan akibat tertimpa puing bangunan. "Angin puting beliung itu biasanya muncul saat peralihan musim. Baik kemarau ke hujan, maupun hujan ke kemarau," katanya, Sabtu (10/4/2021).
Yanuar menjelaskan, sebelum terjadinya puting beliung, sudah ada peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). BMKG mengumumkan daerah-daerah tertentu yang patut diwaspadai akan terjadi angin puting beliung.
Selain Sumenep, wilayah lain di Jatim yang berpotensi terjadi angin puting beliung adalah Probolinggo dan Jember. "Puting beliung itu bisa terjadi dimana saja. Tapi intensitasnya pendek. Paling 5 hingga 10 menit," tandas Yanuar. Baca juga: Habis Seroja Muncul Siklon Oddete, Ini Dampaknya bagi Indonesia
Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim Yanuar Rahmadi mengatakan, sekitar seminggu lalu, angin puting beliung menerjang Desa Pinggir Papas dan Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Baca juga: NTT Diterjang Bencana, Gubernur Laiskodat Murka Copot Kepala BPBD dan Jemput Paksa Bupati
Peristiwa itu mengakibatkan tiga warga setempat mengalami luka ringan akibat tertimpa puing bangunan. "Angin puting beliung itu biasanya muncul saat peralihan musim. Baik kemarau ke hujan, maupun hujan ke kemarau," katanya, Sabtu (10/4/2021).
Yanuar menjelaskan, sebelum terjadinya puting beliung, sudah ada peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). BMKG mengumumkan daerah-daerah tertentu yang patut diwaspadai akan terjadi angin puting beliung.
Selain Sumenep, wilayah lain di Jatim yang berpotensi terjadi angin puting beliung adalah Probolinggo dan Jember. "Puting beliung itu bisa terjadi dimana saja. Tapi intensitasnya pendek. Paling 5 hingga 10 menit," tandas Yanuar. Baca juga: Habis Seroja Muncul Siklon Oddete, Ini Dampaknya bagi Indonesia
Lihat Juga :