Densus 88 Geledah Perumahan Elite di Kota Tasikmalaya

loading...
Densus 88 Geledah Perumahan Elite di Kota Tasikmalaya
Tim Densus 88 dan Polres Tasikmalaya Kota menggeledah perumahan elite Bumi Sentra Mas Blok F3, di Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/5/2020) siang. iNewsTV/Asep Juhariyono
A+ A-
TASIKMALAYA - Tim Densus 88 dan Polres TasikmalayaKota menggeledah perumahan elite Bumi Sentra Mas Blok F3 di Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/5/2020) siang. Belasan petugas Densus 88 masuk ke dalam rumah MT (38), sedangkan sejumlah petugas Polres Tasikmalaya Kota bersenjata lengkap mengamankan beberapa alat bukti.

Sejumlah alat bukti yang disita berupa sejumlah pipa paralon ukuran kurang dari satu meter yang digunakan untuk menyimpan peta. Ada juga lima alat komunikasi Halky Talky (HT), matras, laptop, buku, alat penerangan, dan ransel. Semua barang bukti dibawa ke mobil Inafis Polres Tasikmalaya Kota. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait penggeledahan tersebut.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan seorang pria berinisial MT (38), di kawasan perumahan elite tersebut, Selasa (19/5/2020) sore. Warga sekitar sempat kebingungan saat MT tidak kelihatan saat hendak melaksanakan salat Tarawih. Sebab, MT dikenal sebagai pengurus masjid di perumahan elite terse but dan biasa menjadi imam salat berjamaah. (Baca juga; Densus 88 Geledah Dua Rumah Terduga Teroris di Tasikmalaya)

"Kami baru sadar kalau MT sudah ditangkap saat akan shalat tarawih Selasa malam. Selama tinggal diperumahan ini, MT disediakan rumah inventaris oleh warga karena dianggap berjasa memberikan ilmu dan pendidikan agama," jelas salah seorang tetangga MT, Mira Zaneza (39).

Mira menambahkan, selama ini MT dikenal sebagai sosok yang terbuka dan pandai bergaul dengan warga perumahan dan tidak menunjukkan tingkah laku mencurigakan. Selama bergaul pun, MT dikenal orangnya humoris dan berperilaku tidak menyimpang dari ajaran agama. (Baca juga; Penggeledahan Gudang Milik Terduga Teroris, Polisi Temukan Peralatan Latihan Semi Militer)

“Selama ini kami mengenal pria itu sebagai ustaz atau guru ngaji. Sudah lama ada 7 tahun dia bersama keluarganya tinggal di rumah inventaris perumahan. Setiap harinya di sini sebagai imam masjid, guru ngaji dan semua kegiatan-kegiatan di masjid," jelas salah seorang Satpam perumahan, Nana (50), kepada wartawan.



Dia menambahan, MT selama ini dikenal suka bergaul dengan masyarakat dan bukan tipe orang yang menutup diri. MT tak memiliki pekerjaan tetap dan hanya sebagai imam masjid, guru ngaji dan mengurus semua kegiatan-kegiatan keagamaan.
(wib)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top