Angkut Gubernur Papua Lukas Enembe ke Papua Nugini Lewat Jalur Tikus, Ini Pengakuan Tukang Ojek
Jum'at, 02 April 2021 - 18:29 WIB
loading...
Gubernur Papua, Lukas Enembe saat di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Foto/Ist.
A
A
A
JAYAPURA - Gubernur Papua , Lukas Enembe mengakui telah menyalahi UU No. 6/2011 tentang keimigrasian, terkait dokumen pelintas batas negara. Dia tidak melalui Pintu Masuk Lintas Batas Negara (PLBN) di Skow Kota Jayapura, melainkan melewati jalur tikus di wilayah Skow.
Baca juga: Gubernur Papua Lukas Enembe Ngaku Salah, Naik Ojek ke Papua Nugini Tanpa Dokumen
Hal ini juga diakui tukang ojek yang digunakan Lukas Enembe saat melewati jalur tradisional tersebut. Hendrik, nama panggilan sang tukang ojek mengaku jika dirinya tidak tahu jika yang dibawanya adalah Gubernur Papua , Lukas Enembe.
"Saya tidak tahu kalau itu gubernur, setelah tiba dipangkalan ojek, saya diberi tahu kalau yang diantar adalah Gubernur Papua ," katanya, Jumat (2/4/2021). Baca juga: Mabuk Usai Asyik Dugem di Tempat Karaoke, 2 Wanita Seksi Tewas Tabrak Truk Boks
Dijelaskan, pengguna jasa ojeknya itu yang kemudian diketahui adalah Gubernur Papua, Lukas Enembe tidak sendirian, melainkan bersama dua orang pendamping. Seorang laki-laki yang kemudian diketahui bernama Hendrik Abidondifu, dan seorang perempuan yang diketahui bernama Ely Wenda. "Mereka tiga orang, saya bonceng dua orang, sementara satu orang perempuan naik ojek lainnya," ucapnya.
Baca juga: Gubernur Papua Lukas Enembe Ngaku Salah, Naik Ojek ke Papua Nugini Tanpa Dokumen
Hal ini juga diakui tukang ojek yang digunakan Lukas Enembe saat melewati jalur tradisional tersebut. Hendrik, nama panggilan sang tukang ojek mengaku jika dirinya tidak tahu jika yang dibawanya adalah Gubernur Papua , Lukas Enembe.
"Saya tidak tahu kalau itu gubernur, setelah tiba dipangkalan ojek, saya diberi tahu kalau yang diantar adalah Gubernur Papua ," katanya, Jumat (2/4/2021). Baca juga: Mabuk Usai Asyik Dugem di Tempat Karaoke, 2 Wanita Seksi Tewas Tabrak Truk Boks
Dijelaskan, pengguna jasa ojeknya itu yang kemudian diketahui adalah Gubernur Papua, Lukas Enembe tidak sendirian, melainkan bersama dua orang pendamping. Seorang laki-laki yang kemudian diketahui bernama Hendrik Abidondifu, dan seorang perempuan yang diketahui bernama Ely Wenda. "Mereka tiga orang, saya bonceng dua orang, sementara satu orang perempuan naik ojek lainnya," ucapnya.
Lihat Juga :