Karanganyar Gempar, Diduga Gelapkan Uang Koperasi Rp9 M Kasir Cantik Diringkus Polisi
Kamis, 01 April 2021 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Polisi pun, ungkap Tegar, masih terus mengembangkan kasus ini. Karena diduga terduga tersangka ini tidak bekerja sendirian. "Akan kami dalami lagi kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dan (terduga) tersangka ini oleh pihak koperasi telah diberhentikan setelah terjadi selisih," terangnya.
Sementara itu PL terduga tersangka dalam keterangannya membantah bila dirinyalah yang melakukan pemotongan . Menurut PL, pemotongan itu merupakan kesepakatan semua pengurus yang lain. Dan itupun didistribusikan pada pengurus lainnya.
"Itu yang dipotong bukan gajinya, melainkan SHU. Kalau gaji yang dipotong, karyawan pada protes dan tidak mungkin dipotong. Misal SHU Rp2 juta dipotong berapa buat iuran. Dan pemotongan itu berdasarkan kesepakatan pengurus lainnya," terang PL.
Baca juga: Gara-gara Cemburu, Warga Tomohon Dibacok Parang Saat Belanja di Pasar Bersehati
PL juga mengungkapkan untuk biaya operasional itu menggunakan dua rekening. Selain rekeningnya juga menggunakan rekening lainnya yang didaulat sebagai ketua KSP. "Jadi kalau rekening saya tidak bisa ditemukan bisa di cek di rekening ketua," pungkasnya.
Polisi pun, ungkap Tegar, masih terus mengembangkan kasus ini. Karena diduga terduga tersangka ini tidak bekerja sendirian. "Akan kami dalami lagi kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dan (terduga) tersangka ini oleh pihak koperasi telah diberhentikan setelah terjadi selisih," terangnya.
Sementara itu PL terduga tersangka dalam keterangannya membantah bila dirinyalah yang melakukan pemotongan . Menurut PL, pemotongan itu merupakan kesepakatan semua pengurus yang lain. Dan itupun didistribusikan pada pengurus lainnya.
"Itu yang dipotong bukan gajinya, melainkan SHU. Kalau gaji yang dipotong, karyawan pada protes dan tidak mungkin dipotong. Misal SHU Rp2 juta dipotong berapa buat iuran. Dan pemotongan itu berdasarkan kesepakatan pengurus lainnya," terang PL.
Baca juga: Gara-gara Cemburu, Warga Tomohon Dibacok Parang Saat Belanja di Pasar Bersehati
PL juga mengungkapkan untuk biaya operasional itu menggunakan dua rekening. Selain rekeningnya juga menggunakan rekening lainnya yang didaulat sebagai ketua KSP. "Jadi kalau rekening saya tidak bisa ditemukan bisa di cek di rekening ketua," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :