Sebelum Ditangkap Densus 88, Terduga Teroris Tulungagung Temani Ibunya yang Sakit sakitan
Rabu, 31 Maret 2021 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kelelahan, Pengayuh Becak di Blitar Tewas dengan Posisi Duduk
"Orangnya baik, namun tertutup," kata Khariri. Sementara Abu Umar (73), mertua NM mengaku tidak pernah melihat gelagat aneh pada diri menantunya. Abu Umar yang juga mantan Kepala Desa Tenggur 1986-1994 mengatakan, NM juga bergaul seperti lazimnya warga yang lain. "Tidak pernah terlihat aneh. Diundang kenduri juga datang," terang Abu Umar.
Sepengetahuan Abu Umar, NM tidak pernah kemana mana. Kalaupun keluar rumah, kata Abu Umar, NM hanya pergi ke Nglegok, Kabupaten Blitar untuk menjenguk ibunya yang sakit sakitan. Sebab selain anak tunggal, ayah NM juga sudah meninggal dunia. Menurut Abu Umar, menantunya juga tidak pernah menerima tamu dengan gelagat aneh.
"Sering wira wiri Tulungagung - Blitar untuk menjenguk ibunya yang hidup seorang diri dan sakit sakitan," kata Abu Umar yang mengaku kaget dengan adanya penangkapan oleh Densus 88. Sementara Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto membenarkan, dalam penangkapan disertai penggeledahan di rumah NM, petugas menyita dua pucuk senjata api rakitan.
Saat ini NM telah dibawa Tim Densus 88 ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan. Sementara MB, istrinya diperiksa di Polres Tulungagung dan rencananya akan dipulangkan. "Iya benar. Saya melihat dua pucuk senjata rakitan yang ditemukan. Seperti pistol dua biji dan beberapa selongsong peluru," kata Handono
"Orangnya baik, namun tertutup," kata Khariri. Sementara Abu Umar (73), mertua NM mengaku tidak pernah melihat gelagat aneh pada diri menantunya. Abu Umar yang juga mantan Kepala Desa Tenggur 1986-1994 mengatakan, NM juga bergaul seperti lazimnya warga yang lain. "Tidak pernah terlihat aneh. Diundang kenduri juga datang," terang Abu Umar.
Sepengetahuan Abu Umar, NM tidak pernah kemana mana. Kalaupun keluar rumah, kata Abu Umar, NM hanya pergi ke Nglegok, Kabupaten Blitar untuk menjenguk ibunya yang sakit sakitan. Sebab selain anak tunggal, ayah NM juga sudah meninggal dunia. Menurut Abu Umar, menantunya juga tidak pernah menerima tamu dengan gelagat aneh.
"Sering wira wiri Tulungagung - Blitar untuk menjenguk ibunya yang hidup seorang diri dan sakit sakitan," kata Abu Umar yang mengaku kaget dengan adanya penangkapan oleh Densus 88. Sementara Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto membenarkan, dalam penangkapan disertai penggeledahan di rumah NM, petugas menyita dua pucuk senjata api rakitan.
Saat ini NM telah dibawa Tim Densus 88 ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan. Sementara MB, istrinya diperiksa di Polres Tulungagung dan rencananya akan dipulangkan. "Iya benar. Saya melihat dua pucuk senjata rakitan yang ditemukan. Seperti pistol dua biji dan beberapa selongsong peluru," kata Handono
(msd)
Lihat Juga :