Drama 3 Surat Pernyataan, Mengungkap Dugaan Pencabulan Anak Yatim Piatu di Magetan
Senin, 29 Maret 2021 - 05:43 WIB
loading...
Seorang gadis yatim piatu berinisial BD yang berusia 14 tahun warga Desa Kecamatan Sukomoro Magetan diduga menjadi korban perbuatan tidak senonoh dari tetangganya berinisial SJR (45) tahun. Foto iNews TV/Asfi M
A
A
A
MAGETAN - Seorang gadis yatim piatu berinisial BD yang berusia 14 tahun warga Kecamatan Sukomoro, Magetan diduga menjadi korban perbuatan tidak senonoh dari tetangganya berinisial SJR (45) tahun.
Akibat peristiwa itu, sudah seminggu lebih korban BD dan kakaknya harus meninggalkan rumah ikut kelurga bibinya di daerah lain karena trauma.
Peristiwa dugaan pencabulan ini bermula ketika Nur Apriani kakak BD pulang dari bekerja, mendapati pelaku berada di dalam kamar dan melihat BD dalam kondisi menagis serta ketakutan.
Mengetahui gelagat yang mencurigakan Nur berteriak hingga mengundang kedatangan warga sekitar, termasuk Ihsan sepupu BD.
Baca : Pria Paruh Baya di Makassar Tega Cabuli Remaja Putri Rekannya Sendiri Berkali-kali saat Rumah Sepi
"Saya berlari menuju rumah korban karena mendengar teriakan minta tolong dari kakak korban, dan mengetahui pelaku berada disebuah kamar," kata Ihsan menceritakan saat hari kejadian pada Kamis pagi (18/3/2021).
"Saat kita tanya maksud kedatangan dan mengunci pintu dari dalam, pelaku gelagapan dan tidak jelas pengakuanya," tutur Ihsan.
Akibat peristiwa itu, sudah seminggu lebih korban BD dan kakaknya harus meninggalkan rumah ikut kelurga bibinya di daerah lain karena trauma.
Peristiwa dugaan pencabulan ini bermula ketika Nur Apriani kakak BD pulang dari bekerja, mendapati pelaku berada di dalam kamar dan melihat BD dalam kondisi menagis serta ketakutan.
Mengetahui gelagat yang mencurigakan Nur berteriak hingga mengundang kedatangan warga sekitar, termasuk Ihsan sepupu BD.
Baca : Pria Paruh Baya di Makassar Tega Cabuli Remaja Putri Rekannya Sendiri Berkali-kali saat Rumah Sepi
"Saya berlari menuju rumah korban karena mendengar teriakan minta tolong dari kakak korban, dan mengetahui pelaku berada disebuah kamar," kata Ihsan menceritakan saat hari kejadian pada Kamis pagi (18/3/2021).
"Saat kita tanya maksud kedatangan dan mengunci pintu dari dalam, pelaku gelagapan dan tidak jelas pengakuanya," tutur Ihsan.
Lihat Juga :