Air Asin Gemparkan Karanganyar, Dinas ESDM Jateng: Tak Layak Konsumsi
Kamis, 25 Maret 2021 - 06:51 WIB
loading...
A
A
A
Dwi Lestari menambahkan hasil analisa air asin tersebut, di antaranya terdiri dari kekeruhan, kesadahan, terdapat juga kandungan klorida, zat besi, dan tembaga yang tinggi. Bila dikonsumsi tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu dapat menimbulkan gangguan kesehatan . Sedangkan terkait air asin yang dipercaya mampu menyembuhkan sejumlah penyakit, pihaknya tidak bisa memastikan apakah hanya sugesti masyarakat atau benar sesuai kajian kesehatan.
Baca juga: Bali Gempar, Dokter Hewan Tewas Dibantai Tetangga Usai Saling Geber Motor
Dalam kesempatan yang sama, ahli geologi, Puguh Dwi Hartanto menjelaskan, dugaan bahwa air asin dan gas yang keluar dari sumur bor di Desa Krendowahono, berasal dari formasi pembentukan yang berbeda di lokasi yang berdekatan.
" Air asin itu adalah air purba (connate water) yang terjebak saat pembentukannya. Sedangkan gas terbentuk dari pengendapan Kalibeng yang merembes keluar dipicu pembangunan (pengeboran) air sehingga muncul bersama air sehingga mudah terbakar," jelas Puguh.
Baca juga: Lima Ruko di Kota Tua Kendari Ludes Dilalap Si Jago Merah, Warga Dilanda Kepanikan
Baca juga: Bali Gempar, Dokter Hewan Tewas Dibantai Tetangga Usai Saling Geber Motor
Dalam kesempatan yang sama, ahli geologi, Puguh Dwi Hartanto menjelaskan, dugaan bahwa air asin dan gas yang keluar dari sumur bor di Desa Krendowahono, berasal dari formasi pembentukan yang berbeda di lokasi yang berdekatan.
" Air asin itu adalah air purba (connate water) yang terjebak saat pembentukannya. Sedangkan gas terbentuk dari pengendapan Kalibeng yang merembes keluar dipicu pembangunan (pengeboran) air sehingga muncul bersama air sehingga mudah terbakar," jelas Puguh.
Baca juga: Lima Ruko di Kota Tua Kendari Ludes Dilalap Si Jago Merah, Warga Dilanda Kepanikan
Lihat Juga :