Pesawat Kargo Rute Halim-Makassar Tergelincir, Tak Ada Korban Jiwa
Minggu, 21 Maret 2021 - 09:04 WIB
loading...
Pesawat kargo Trigana Air PK-YSF tujuan Makassar, Sulawesi Selatan tergelincir di Bandara Halim Perdana Kusuma, setelah sempat tinggal landas dari Halim. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pesawat kargo Trigana Air tujuan Kota Makassar tergelincir. Diketahui pesawat dengan registrasi PK-YSF sempat landas dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma pada pukul 10.53 (waktu setempat).
VP of Corporate Communicaton PT Angkasa Pura II, Yado Yarismano mengungkapkan terdapat empat orang di dalam pesawat kargo Trigana Air Boeing 737-500 tersebut. Diantaranya 2 pilot, 1 teknisi dan 1 FOO. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat Trigana Air PK-YSF mulanya sudah take off dari Bandara Halim. Tak lama kemudian, pilot mengontak petugas menara meminta kembali ke bandara (return to base). Saat landing di Halim, pesawat tergelincir hinga keluar dari runway.
Baca Juga: Trigana Air Tergelincir Jadi Warning Check Seluruh Pesawat Jelang Mudik
Pesawat kargo Trigana Air mengalami masalah pada bagian mesin kode dua. Saat proses landing terlihat percikan api karena gesekan roda dengan aspal runway. Meski muncul percikan api kondisi, tapi pesawat masih utuh dan tidak terbakar. Sebab proses pemadaman hanya membutuhkan waktu 2 menit.
VP of Corporate Communicaton PT Angkasa Pura II, Yado Yarismano mengungkapkan terdapat empat orang di dalam pesawat kargo Trigana Air Boeing 737-500 tersebut. Diantaranya 2 pilot, 1 teknisi dan 1 FOO. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat Trigana Air PK-YSF mulanya sudah take off dari Bandara Halim. Tak lama kemudian, pilot mengontak petugas menara meminta kembali ke bandara (return to base). Saat landing di Halim, pesawat tergelincir hinga keluar dari runway.
Baca Juga: Trigana Air Tergelincir Jadi Warning Check Seluruh Pesawat Jelang Mudik
Pesawat kargo Trigana Air mengalami masalah pada bagian mesin kode dua. Saat proses landing terlihat percikan api karena gesekan roda dengan aspal runway. Meski muncul percikan api kondisi, tapi pesawat masih utuh dan tidak terbakar. Sebab proses pemadaman hanya membutuhkan waktu 2 menit.
Lihat Juga :