Dibius Orang Tak Dikenal, Edi Purwanto Kehilangan Uang Rp40 Juta

Rabu, 17 Maret 2021 - 16:04 WIB
loading...
Dibius Orang Tak Dikenal,...
Edi Purwanto (50), korban perampokan dengan modus bius saat mendapatkan pertolongan pertama petugas PMI Kabupaten Mojokerto. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A A A
MOJOKERTO - Aksi perampokan dengan modus bius kembali terjadi di Kabupaten Mojokerto. Kali ini menimpa Edi Purwanto (50) warga Dusun Jetak, Desa Watukenongo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Uang Rp40 juta miliknya raib dibawa pelaku.

Baca juga: Dibegal Saat Pulang Kerja, Gadis Cantik Ini Dipukul Pelaku Hingga Tersungkur

Kasus perampokan itu terungkap, setelah korban ditemukan oleh warga dalam keadaan pingsan di Jalan Kahuripan Dusun Joko Dayoh, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Ketika itu, korban tergeletak di tepi jalan.

Selanjutnya, para pengguna jalan yang mengetahui adanya warga yang pingsan lantas menghubungi PMI Kabupaten Mojokerto. Anggota PMI dan sejumlah petugas kepolisian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pertolongan medis . Saat di lokasi, petugas mendapati Edi yang sudah tak sadarkan diri.



"Sekitar pukul 14.28 WIB, saya di telepon dari petugas Satlantas Polres Mojokerto. Dia memberitahukan ada orang pingsan di Jalan Kahuripan. Saat saya sampai, korban sudah agak sadar dan bisa menjawab pertanyaan saya," kata Petugas PMI Kabupaten Mojokerto, Yermianti Tyas Pradani, Rabu (16/03/2021).

Petugas langsung memberikan pertolongan pertama kepada Edi. Ketika itu kondisinya masih sangat lemah. Diduga, itu disebabkan oleh pengaruh obat bius . Kepada petugas PMI Mojokerto, Edi sempat memberitahukan jika kala itu ia membawa uang sebesar Rp40 juta untuk membeli dagangan.

Baca juga: Hendak Dinasehati Hakim Agar Tak Bercerai, Aa Gym dan Teh Ninih Kompak Tak Hadiri Sidang

"Katanya, korban dari Kemlagi hendak kulakan bawang merah . Dia sudah dari sana tapi karena barangnya tidak jelas, sehingga tidak jadi membeli terus pulang," imbuh Yermianti kepada awak media.

Saat akan pulang, Edi mengaku sempat berhenti sejenak di pos polisi By Pass. Di lokasi itu ia bertemu tiga orang bertubuh kekar yang tidak dikenal. Selanjutnya, orang tak dikenal itu memberinya minum . Edi yang sedikit ketakutan lantas menengguk air minum kemasan yang disodorkan kepadanya itu.

"Katanya dia itu sempat menolak tapi dipaksa. Dia juga takut pada orang-orang yang memberikan minum, karena tubuhnya gempal, saat itu bapaknya diberi minuman rasa-rasa berwarna kuning seperti jeruk," terangnya. Baca juga: Napi Lapas Nusakambangan dan Lapas Sukamiskin Kendalikan Penjualan Sabu di Tasikmalaya

Tak lama usai meminum minuman yang diberikan oleh tiga orang tak dikenal, korban lalu melanjutkan perjalanan. Namum, saat korban baru menggeber motornya beberapa kilometer, saat di Jalan Kahuripan, Dusun Joko Dayoh, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto korban tiba-tiba pingsan dan tak sadarkan diri.

Sejak saat itu, Edi mengaku tak ingat apa-apa. Ia pun sempat menanyakan keberadaan tas yang ia bawa usai mendapatkan pertolongan, dari petugas PMI Kabupaten Mojokerto. Namun di lokasi petugas hanya menemukan sepeda motor Honda dengan nomor polisi S 2917 NI dan sebuah Handphone (HP) jadul di dalam saku korban.

"Korban menanyakan dimana tasnya. Lalu saya jawab emang tasnya isinya apa pak, lalu bapak itu menjawab ada uang berisi Rp40 juta, itu uang akan saya buat untuk belanja bawang merah tapi tidak jadi. Korban mengaku mual dan mengalami kesadaran menurun ," tuturnya.

Baca juga: Tangis Pecah, Mengiringi Kepergian Polwan Cantik Ajudan Terakhir Presiden Soekarno

Korban juga mengaku setiap kali ia membeli bawang merah ke daerah Kemlagi, ia selalu membawa mobil dan melalui jalur tengah Kota Mojokerto. Sementara lokasi tempat korban pingsan merupakan jalur alternatif dari jalan nasional ke Jalur By Pass Kota Mojokerto yang bukan seharusnya dilalui.

Usai dilakukan pertolongan , atas kesepakatan pihak keluarga, korban akhirnya di rujuk ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, Kapolsek Mojoanyar AKP Anwar Iskandar saat dikonfirmasi mengaku masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi juga yang bersangkutan.

"Kita masih periksa saksi-saksi dan menyita beberapa barang bukti saja diantaranya sepeda motor korban," kata Anwar saat dikonfirmasi di kantornya. Baca juga: Tagih Biaya Pengobatan, Bapak dan Anak di Medan Bacok Tiga Orang Hingga Bersimbah Darah

Disingung soal adanya aksi perampokan dengan modus bius , Anwar mengaku belum berani menyimpulkan. Hingga kini, Anwar mengaku masih medalami kasus tersebut. Termasuk menggali keterangan dari sejumlah pihak dan korban. "Kita belum bisa simpulkan itu terkait pembiusan, sebab siap yang kasih minum sebelumnya para saksi belum mengarah ke situ," tandas Anwar.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Motif Menantu Tega Bunuh...
Motif Menantu Tega Bunuh Eks Mertua di Pekanbaru karena Sakit Hati dan Ingin Kuasai Harta
Bunuh Mantan Mertua,...
Bunuh Mantan Mertua, Menantu Gasak Perhiasan hingga Dolar Singapura
Viral Perampokan Sadis...
Viral Perampokan Sadis di SPBU Kebalen Bekasi, Polisi Buru 4 Pelaku
Suami Tewas dan Istri...
Suami Tewas dan Istri Kritis, Polisi Buru Perampok Sadis di Bekasi
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Cerita Anggun C Sasmi...
Cerita Anggun C Sasmi Dua Kali Jadi Korban Perampokan di Paris, Berlian Hasil Kerja Keras Raib
Langka! Tokyo Terkenal...
Langka! Tokyo Terkenal Aman, tapi 3 Rampok Gondol Uang Rp45,8 Miliar di Jalan Ramai
Rekomendasi
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved