2 Oknum Polisi Terlibat Perampokan Mobil Pengisian Uang ATM Rp2,5 Miliar
Rabu, 28 Agustus 2024 - 21:41 WIB
loading...
Polda Sumbar menangkap tiga komplotan perampok yang merampok mobil jasa pengisian uang ATM di Kasang, Batang Anai, Padang Pariaman, Sumbar. Foto/Ist
A
A
A
PADANG - Tiga komplotan yang merampok mobil jasa pengisian uang ATM di Kampung Kasang, Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat berhasil ditangkap tim gabungan.
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono menjelaskan, tiga diduga pelaku perampok uang dalam mobil pengisi ATM tersebut satu sipil dua orang anggota polisi dari Sat Sabara Polda Sumbar.
Baca juga: Perampokan ATM Bank di Malang Gagal, Pelaku Bawa Las
“Polda Sumbar sudah berhasil mengungkap pelaku pencurian, satu orang sipil, dua orang anggota Polri, pangkat Bripda berdinas 1 tahun 11 bulan, Briptu yang sudah berdinas 8 tahun, telah terungkap beserta barang buktinya,” kata Irjen Pol Suharyono, Rabu (28/8/2024).
Ketiga orang itu kata Suharyono, pelaku dari sipil itu berinisial HS (38), sedangkan polisi Briptu MPP (29) dan Bripda MSAB (21).
“Kedua polisi itu tidak bekerja sebagai pengawal pengiriman uang tersebut, namun bagaimana dia bisa menghubungi anggota polisi lain, itu masih penyelidikan,” ujarnya.
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono menjelaskan, tiga diduga pelaku perampok uang dalam mobil pengisi ATM tersebut satu sipil dua orang anggota polisi dari Sat Sabara Polda Sumbar.
Baca juga: Perampokan ATM Bank di Malang Gagal, Pelaku Bawa Las
“Polda Sumbar sudah berhasil mengungkap pelaku pencurian, satu orang sipil, dua orang anggota Polri, pangkat Bripda berdinas 1 tahun 11 bulan, Briptu yang sudah berdinas 8 tahun, telah terungkap beserta barang buktinya,” kata Irjen Pol Suharyono, Rabu (28/8/2024).
Ketiga orang itu kata Suharyono, pelaku dari sipil itu berinisial HS (38), sedangkan polisi Briptu MPP (29) dan Bripda MSAB (21).
“Kedua polisi itu tidak bekerja sebagai pengawal pengiriman uang tersebut, namun bagaimana dia bisa menghubungi anggota polisi lain, itu masih penyelidikan,” ujarnya.
Lihat Juga :