Jadi Perakit Senjata Api Sejak 2014 Tahun, Sabtudin Baru Ditangkap

Rabu, 17 Maret 2021 - 05:43 WIB
loading...
Jadi Perakit Senjata...
Sabtudin, seorang petani karet di Muara Enim, Sumsel, ditangkap polisi setelah nekat menjadi perakit senjata api. Bisnis itu pun sudah dilakoninya sejak tahun 2014. Foto SINDOnews
A A A
MUARA ENIM - Sabtudin (45), seorang petani karet di Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel), ditangkap polisi setelah nekat menjadi perakit senjata api . Bisnis itu pun sudah dilakoninya sejak tahun 2014.Sabtudin yang tercatat sebagai warga Desa Dangku, Kecamatan Empat Petulai Dangku ini mengaku belajar merakit senjata api secara otodidak. "Awalnya menggunakan senjata mainan sebagai contoh," katanya di hadapan polisi, Selasa (16/3/2021).

Adapun untuk senjata api laras panjang, menurutnya hanya memodifikasi dari senapan angin biasa. Sementara untuk jenis pistol atau revolver dibuatnya dari bahan yang dibawa oleh pelanggan."Tergantung pesanan maunya apa. Kalau modifikasi laras panjang biasanya Rp 500 ribu. Tapi kalau pistol sekitar Rp2,5 juta," katanya. Baca juga: Tukang Becak Temukan Tas Kresek Berisi Senpi dan 37 Peluru

Tak hanya senjata api, Sabtudin pun mampu membuat peluru untuk senjata api tersebut. Bahan baku seperti selongsong dan amunisi pun didapatnya dari pelanggan. "Jadi kalau ada yang minta, akan saya buatkan. Tapi bawa bahanya sendiri," katanya.

Sabtudin mengaku sudah menjalani profesi tersebut sejak tahun 2014. Namun, dirinya tidak mengigat persis berapa pucuk senjata api rakitan yang telah dijualnya. "Pembeli rata-rata masih berasal dari wilayah Sumsel. Membuat satu senjata butuh waktu sekitar satu bulan," katanya.

Menurutnya, bisnis perakitan senjata api ini dilakukannya karena kebutuhan ekonomi. Apalagi sejak beberapa tahun terakhir harga karet tak kunjung membaik. "Hasil karet hanya sekitar Rp 400 ribu seminggu. Itupun harus bagi dua dengan pemilik kebun," katanya.

Jumlah tersebut, menurutnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh sebab itulah ia nekat menggeluti bisnis terlarang tersebut. Baca juga: Cegah Penembakan Cengkareng Terulang, Polres Tangerang Periksa 264 Senpi Anggotanya

Kapolres Muara Enim, AKBP Danny Sianipar melalui Kasatreskrim, AKP Dwi Satya, mengatakan pelaku diamankan saat tengah memproduksi senjata api di rumahnya. Menurutnya, pengungkapan kasus ini atas laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas jual beli senjata api rakitan yang telah dilakukan oleh pelaku."Petugas juga mengamankan barang bukti sejumlah alat yang digunakan untuk memproduksi senjata api ini," katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan...
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan Maut Bus Vs Truk Tangki di Sumsel, Korban Terjepit Dievakuasi
Polisi Tetapkan 5 Tersangka...
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pemasok Senjata Api dan Amunisi ke KKB
Pria di Jaksel Tewas...
Pria di Jaksel Tewas dengan Senpi di Tangan
Kodam XVII/Cenderawasih...
Kodam XVII/Cenderawasih Selidiki Perampasan Senpi saat Pos Dibakar KKB di Nabire
Polda Metro Jaya Bongkar...
Polda Metro Jaya Bongkar Pabrik Senjata Api Rakitan Ilegal di Sumedang
Gasak Motor di Kembangan,...
Gasak Motor di Kembangan, Komplotan Pelaku Curanmor Todongkan Senpi ke Warga
Distribusi Batubara...
Distribusi Batubara Tersendat di Sumsel, Stabilitas Listrik Dipertaruhkan
Berbagai Perang Terus...
Berbagai Perang Terus Berkecamuk, Produsen Senjata Untung Besar
Aksi Koboi LB Moerdani...
Aksi Koboi LB Moerdani Selundupkan Ratusan Senjata untuk Bantu Afghanistan Lawan Uni Soviet
Rekomendasi
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved