Tetap Setia ke AHY dan SBY, Demokrat Jateng Siap Bawa Kader Penghianat ke Jalur Hukum
Minggu, 07 Maret 2021 - 20:48 WIB
loading...
DPD Partai Demokrat Provinsi Jateng menegaskan tak mengakui hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Deliserdang, Sumut. Foto: SINDONews/Ahmad Antoni
A
A
A
SEMARANG - Partai Demokrat Jawa Tengah (Jateng) merapatkan barisan untuk tetap mendukung kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) . Mereka juga menyatakan setia kepada Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) .
Bahkan, sebagai bentuk dukungan mereka menggelar rapat koordinasi daerah (rakorda) selama tiga hari 5-7 Maret di Semarang. Dalam kegiatan itu, dipastikan Ketua DPD dan 35 Ketua DPC Partai Demokrat di Jateng mengikuti acara tersebut.
Baca juga: Telusuri Kader Pro KLB Deliserdang, Ketua Demokrat Jateng: Ketua DPC yang Mana?
“Menolak Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal di Deli Serdang Sumatera Utara, dikarenakan tidak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat tahun 2020,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Rinto Subekti.
“Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jateng dan 35 Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se- Jawa Tengah tidak ada satu pun yang hadir atau pun menandatangani surat kuasa/surat mandat yang diberikan kepada siapa pun untuk menghadiri dan/atau mewakilinya dalam Kongres Luar Biasa (KLB) illegal,” imbuhnya.
Dia menyatakan, bila terdapat oknum kader atau pihak yang mengatasnamakan Ketua DPD/DPC PartaiDemokrat wilayah Jawa Tengah menghadiri dan atau mewakili dalam KLB adalah tidak sah. “Tindakan tersebut merupakan perbuatan tindak pidana dan dapat dituntut secara hukum,” tegasnya.
Baca juga: Siap Perang dan Melawan, Demokrat Papua Nyatakan KLB Deliserdang Abal-abal
Bahkan, sebagai bentuk dukungan mereka menggelar rapat koordinasi daerah (rakorda) selama tiga hari 5-7 Maret di Semarang. Dalam kegiatan itu, dipastikan Ketua DPD dan 35 Ketua DPC Partai Demokrat di Jateng mengikuti acara tersebut.
Baca juga: Telusuri Kader Pro KLB Deliserdang, Ketua Demokrat Jateng: Ketua DPC yang Mana?
“Menolak Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal di Deli Serdang Sumatera Utara, dikarenakan tidak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat tahun 2020,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Rinto Subekti.
“Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jateng dan 35 Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se- Jawa Tengah tidak ada satu pun yang hadir atau pun menandatangani surat kuasa/surat mandat yang diberikan kepada siapa pun untuk menghadiri dan/atau mewakilinya dalam Kongres Luar Biasa (KLB) illegal,” imbuhnya.
Dia menyatakan, bila terdapat oknum kader atau pihak yang mengatasnamakan Ketua DPD/DPC PartaiDemokrat wilayah Jawa Tengah menghadiri dan atau mewakili dalam KLB adalah tidak sah. “Tindakan tersebut merupakan perbuatan tindak pidana dan dapat dituntut secara hukum,” tegasnya.
Baca juga: Siap Perang dan Melawan, Demokrat Papua Nyatakan KLB Deliserdang Abal-abal
Lihat Juga :