Vaksin Diduga Tak Tepat Sasaran, Kepala Puskesmas di Wajo Terancam Disanksi

Jum'at, 05 Maret 2021 - 18:53 WIB
loading...
Vaksin Diduga Tak Tepat...
Kepala Puskesmas di Wajo terancam disanksi karena vaksinasi di wilayahnya diduga tak tepat sasaran. Foto: Ilustrasi
A A A
WAJO - Kepala Puskesmas Salewangang di Kabupaten Wajo , Andi Jasriani terancam disanksi, lantaran vaksinasi Covid-19 tahap pertama bersoal karena peruntukannya diduga tidak tepat sasaran.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Wajo , Amiruddin mengatakan, vaksinasi yang dilaksanakan pihak Puskesmas Salewangang, Senin, (1/03/2021) lalu telah menimbulkan persoalan, karena ada salah seorang warga yang tidak tergolong masuk sebagai kategori penerima vaksin, ikut menerima.

"Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Armin Adela untuk menyampaikan laporan tertulis dan pendalaman terkait masalah ini," ujarnya kepada Sindonews, Jumat, (5/2/2021).

Baca Juga: Rumah Bernyanyi di Jalur Dua Wajo Beroperasi Tanpa Izin Pemerintah

Bila terbukti terdapat pelanggaran disiplin dilakukan jajaran Puskemas Salewangang kata dia, nantinya akan dilakukan pemeriksaan khusus, berdasarkan ketentuan PP No. 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

"Nanti hasil tim pemeriksa yang menentukan. Karena mereka mengeluarkan rekomendasi alternatif tidak lanjut kepada pak bupati selaku pejabat pembina kepegawaian," jelasnya.

Adapun tim pemeriksa, kata Amir terdiri Inspektorat, Dinkes dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Wajo .

Dalam PP tersebut terdapat sanksi administratif dengan range alternatif hukuman disiplin. Diantaranya teguran lisan hingga penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun.

"Termasuk pemberhentian dengan tidak hormat tidak atas permintaan sendiri," ucapnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo , Andi Alauddin Palaguna mengatakan, Kementerian Kesehatan (Kememkes) telah mengatur secara terang penyaluran vaksin dalam petunjuk teknis.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama di Wajo Diduga Tak Tepat Sasaran

Di tahap pertama, orang yang mendapatkan skala prioritas vaksin yaitu nakes dan orang-orang yang bertugas pada bagian pelayanan masyarakat umum.

"Tidak boleh ada begitu. Vaksinasi tahap pertama peruntukannya jelas, untuk nakes, sebab kita ketahui bersama nakes itu bersentuhan langsung dengan Covid-19," tandasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gencarkan Vaksinasi...
Gencarkan Vaksinasi Jelang Lebaran, Sehari Binda Aceh Vaksin 8.444 Orang
Ramadhan, Binda Aceh...
Ramadhan, Binda Aceh Gelar Vaksinasi Malam Hari di 12 Titik
Program Prioritas, Binda...
Program Prioritas, Binda Sulut Gelar Vaksinasi di Lapas Amurang Minsel
Binda Banten Percepat...
Binda Banten Percepat Vaksinasi, Targetkan 95.000 Dosis
Binda Bengkulu Gencar...
Binda Bengkulu Gencar Vaksinasi Booster hingga Sosialisasi Prokes
HUT Ke-7 Partai Perindo...
HUT Ke-7 Partai Perindo Kota Jambi Gelar Vaksinasi, Warga Berharap Sukses Terus dan Semakin Maju
Soal Dugaan Persekongkolan...
Soal Dugaan Persekongkolan Pemenang Tender di Wajo, Ini Tanggapan Asisten II dan Rekanan
Andi Pameneri dan Dwi...
Andi Pameneri dan Dwi Apriyanto jadi Kepala OPD Terbaik di Wajo
Bonus Atlet Berprestasi...
Bonus Atlet Berprestasi di Kabupaten Wajo Segera Dibayarkan
Rekomendasi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
5 Manfaat Tomat, Menjaga...
5 Manfaat Tomat, Menjaga Daya Tahan Tubuh di Musim Tak Menentu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved