Wali Kota Gorontalo Minta BPBD dan Satpol Tingkatkan Integritas

loading...
Wali Kota Gorontalo Minta BPBD dan Satpol Tingkatkan Integritas
Wali Kota Gorontalo Marten Taha menekankan dedikasi dan integritas selaku aparatur pemerintah yang melindungi masyarakat, serta memberikan pelayanan terbaik
KOTA GORONTALO - Pemerintah Kota Gorontalo merayakan peringatan hari ulang tahun ke-102 BPBD (Badan Penanggulangan Bencana) dan ke-71 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Peringatan dirangkai dengan pencanangan Hari Ulang Tahun 293 Tahun Kota Gorontalo.

Wali Kota Gorontalo Marten Taha dalam amanatnya menekankan dedikasi dan integritas selaku aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Peringatan hari ulang tahun bukan hanya untuk mengenang masa lalu kita. Namun sebagai momentum untuk meneruskan semangat juang, dedikasi, dan integritas kita selaku aparatur pemerintah yang melindungi dan mengayomi masyarakat, serta kebulatan tekad dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Dalam peringatan hari ulang tahun ke-102 Sat Damkar, dan ke-59 Sat Linmas, dia mengajak aparatur di lingkungan Pemadam Kebakaran (Damkar), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), serta Linmas Kota Gorontalo dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan.

"Mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum perlindungan kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di Kota Gorontalo,” ujarnya.



Wali Kota menambahkan bahwa BPBD, Satpol-PP dan Linmas memilik peranan yang sangat penting, tercermin dalam tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Tugas Damkar adalah mencegah, mengendalikan, dan menyelamatkan, serta penanganan berbagai bencana, khususnya bencana kebakaran yang melanda wilayah Kota Gorontalo.

Sesuai data hingga awal Maret 2021 ini, telah menangani sebelas kali kejadian bencana kebakaran yang ada di wilayah Kota Gorontalo. Bahkan para petugas Damkar melaksanakan penanganan bencana kebakaran hingga pada wilayah Kabupaten Gorontalo, maupun Kabupaten Bone Bolango.

Satpol PP dibentuk untuk menegakan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman, serta menyelenggarakan perlindungan masyarakat, di antaranya melaksanakan berbagai operasi atau razia-razia, baik itu peredaran miras, kos-kosan, dan lain-lain, bahkan bersama-sama Satgas Covid-19 yang telah dibentuk, melakukan berbagai kegiatan dalam hal penegakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Gorontalo.

Sehingga masyarakat Kota Gorontalo senantiasa merasa terlindungi, akan kehadiran petugas yang hadir untuk memberikan rasa aman di wilayah Kota Gorontalo. Satuan perlindungan masyarakat secara khusus dibentuk dan dipersiapkan untuk melaksanakan kegiatan penanganan bencana, bersama instansi terkait seperti BPBD dan lainya. Ikut memelihara ketentraman ketertiban masyarakat, membantu penanganan ketentraman ketertiban dan keamanan dalam penyelenggaraan pemilu.

"Hendaklah senatiasa menjalankan tugas dan fungsi bapak ibu dengan sungguh-sungguh, dan penuh rasa tanggung jawab. Karena bapak ibu merupakan garda terdepan di wilayah Kota Gorontalo, dalam melaksanakan dan mengatasi berbagai permasalahan, keamanan, bahkan bencana yang sewaktu-waktu mengintai daerah yang kita cintai ini," ucapnya.



Ia juga berpesan agar dalam setiap manjalankan tugasnya para aparatur sipil negara di lingkungan Kota Gorontalo dapat memberikan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat Kota Gorontalo.

"Semoga segala dedikasi, loyalitas, serta integritas yang bapak ibu berikan selama ini untuk daerah yang kitacintai ini, senantiasa menjadi ladang pahala bagi saudara sekalian. Karena bapak ibu telah banyak berbuat, demi menjaga Kota Gorontalo dari berbagai permasalahan dan bencana yang terjadi. Sehingganya kamipun senantiasa mengapresiasi segala tugas dan tanggung jawab yang bapak ibu kerjakan,” ujarnya. (CM)
(ars)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top