Penuh Kesabaran, Kombes Leo Ajak dan Ajarkan Cara Mengenakan Masker Kepada Santri
Rabu, 03 Maret 2021 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
Kunjungan Kapolresta Malang Kota , bersama Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona ke pondok pesantren yang ada di Jalan Joyo Agung, Kelurahan Tlogomas No. 2, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, merupakan bagian dari Gerakan Santri Bermasker, yang bertujuan mencegah penularan COVID-19 di lingkungan pesantren.
Ada 1.000 masker yang dibagikan untuk para santri di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh As-syafi'iyah. " Santri bermasker ini merupakan program yang sudah dicanangkan, dan dirumuskan oleh ibu Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya, dan Kapolda Jatim. Diharapkan, gerakan ini akan menjadi contoh bagi warga," tutur Leo.
Baca juga: 8 Kali Diselingkuhi Kekasihnya, Gadis Cantik di Gunungkidul Sukses Bisnis 'KeTahu-An'
Leo mengatakan, program santri bermasker merupakan program yang sangat strategis, karena pesantren merupakan lembaga pendidikan yang melibatkan banyak orang, dan bisa memberikan contoh kepada masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19.
"Hingga saat ini proses vaksinasi terus berjalan, tetapi masyarakat diminta untuk tetap menerapkan secara disiplin protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. Kami berharap pesantren bisa menjadi percontohan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah COVID-19," tuturnya.
Baca juga: XTC dan Moonraker Terlibat Bentrokan Berdarah di Bandung Barat, Ini Sikap XTC Indonesia
Ada 1.000 masker yang dibagikan untuk para santri di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh As-syafi'iyah. " Santri bermasker ini merupakan program yang sudah dicanangkan, dan dirumuskan oleh ibu Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya, dan Kapolda Jatim. Diharapkan, gerakan ini akan menjadi contoh bagi warga," tutur Leo.
Baca juga: 8 Kali Diselingkuhi Kekasihnya, Gadis Cantik di Gunungkidul Sukses Bisnis 'KeTahu-An'
Leo mengatakan, program santri bermasker merupakan program yang sangat strategis, karena pesantren merupakan lembaga pendidikan yang melibatkan banyak orang, dan bisa memberikan contoh kepada masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19.
"Hingga saat ini proses vaksinasi terus berjalan, tetapi masyarakat diminta untuk tetap menerapkan secara disiplin protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. Kami berharap pesantren bisa menjadi percontohan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah COVID-19," tuturnya.
Baca juga: XTC dan Moonraker Terlibat Bentrokan Berdarah di Bandung Barat, Ini Sikap XTC Indonesia
Lihat Juga :