Mojokerto Gempar, PSK Tewas Terlentang Tanpa Celana Dalam dan Dasternya Acak-acakan

loading...
Mojokerto Gempar, PSK Tewas Terlentang Tanpa Celana Dalam dan Dasternya Acak-acakan
Seorang pekerja seks komersial (PSK) ditemukan tewas di tempat pembuatan batu bata di Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Foto/iNews TV/Sholahudin
MOJOKERTO - Sosok mayat wanita ditemukan di tempat pembuatan bata dengan kondisi mengenaskan. Korban tewas tergeletak di tanah, dengan posisi terlentang dan baju daster yang dikenakannya acak-acakan.

Baca juga: Pematangsiantar Gempar, Istri Mantan Sekda Ditemukan Tewas dengan Darah Berceceran

Penemuan mayat wanita yang diketahui merupakan Pekerja Seks Komersial (PSK) jalanan ini, menggemparkan warga di Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu (28/2/2021). Saat ditemukan, wajah korban juga terluka bekas dianiaya.



Tempat pembuatan bata yang menjadi penemuan mayat PSK jalanan tersebut, diketahui milik Gatot Mulyo Basuki. Saat ditemukan, korban juga tidak mengenakan celana dalam , dan keluar darah dari kedua telinganya.



Baca juga: Nenek 66 Tahun di Kota Bandung Ini Tak Menyangka Bakal Dapat Vaksinasi

Dari KTP yang ditemukan di TKP, korban diketahui bernama Umbrayani (51) warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. "Pagi-pagi ada orang mengecek tanaman di sawah, dan melihat ada orang tidur di tanah, setelah dicek sudah meninggal ," ujar Gatot Mulyo Basuki.

Melihat hal itu, warga akhirnya melaporkannya ke kepala dusun. Dia mengungkapkan, mayat perempuan itu pertama kali ditemukan pada pukul 06.30 WIB. "Di sekitar lokasi juga ditemukan sepeda motor dan batu bata yang berserakam, jenazahnya juga luka lebam," ungkapnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut Gemparkan Labuhanbatu, Korban Tewas dan Selamat Terjebak di Kolong Truk

Petugas dari Polsek Trowulan, dan Tim Identifikasi Polres Mojokerto, langsung menuju TKP untuk melakukan penyelidikan serta olah TKP. "Saat diselidiki, ditemukan sepeda motor, celana dalam, KTP, serta ponsel," ujar Kapolsek Trowulan, Kompol Subiyanto.



Dia mengaku telah menghubungi keluarga korban. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban . "Kita tunggu hasil pemeriksaan jenazah korban, untuk memastikan penyebab kematiannya," tegasnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top