Selama 6 Jam Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar 28 Kali

loading...
Selama 6 Jam Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar 28 Kali
Dalam enam jam terakhir tercatat 28 kali luncuran lava pijar keluar dari Gunung api dengan ketinggian mencapai 2.986 mdpl tersebut. Foto BPPTKG
YOGYAKARTA - Aktivitas Gunung Merapi hingga kini belum menunjukkan penurunan. Bahkan dalam enam jam terakhir tercatat 28 kali luncuran lava pijar keluar dari Gunung api dengan ketinggian mencapai 2.986 mdpl tersebut.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG ) mengatakan, erupsi Gunung Merapi belum berakhir. Pihaknya belum bisa mengatahui kapan aktivitas akan berakhir. "Pembentukan laba baru rata rata 10 ribu M3 tiap hari .Jadi masih akan terjadi guguran lava pijar," terangnya, Kamis (25/2/2021).

Dijelaskannya, dari laporan petugas BPPTKG, sejak pukul 00.00 WIB sampai dengan pukul 06.00 WIB pagi ini, Merapi mengeluarkan 28 kali lava pijar.namin demikian jarak luncur masih aman karena jarak luncur maksimal 1000 meter. "Arah luncuran ke barat daya, " katanya.

Dalam periode tersebut, gempa guguran terjadi sebanyak 67 kali. Baca juga: Dinilai Masih Aman dari Merapi, Ternak Warga Turgo Belum Diungsikan

Periode sebelumnya, yaitu pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB, pihaknya juga mencatat 18 kali guguran lava pijar. Luncuran lava pijar juga memiliki jarak luncur maksimal 1000 meter menuju barat daya. "Kami belum merubah status Merapi masih siaga atau level III, " tandasnya.

Menurutnya potensi awan panas panas dan lava pijar masih mungkin terjadi. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km.



Baca : Selasa Pagi, Gunung Merapi Semburkan Lava Pijar 12 Kali Sejuah 1,5 Km
Begitu juga antisipasi lontaran material vulkanik apa bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
(sms)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top