Jelang Lebaran, Tim Gugus Awasi Ketat Toko Pakaian di Parepare
Senin, 18 Mei 2020 - 11:57 WIB
loading...
Satpol PP Parepare berjaga di toko pakaian Planet Surf untuk menjaga keramaian. Foto: Sindonews/Darwiaty Dalle
A
A
A
PAREPARE - Tim Gugus Penanganan COVID-19 Kota Parepare , bergerak cepat melakukan pengendalian kerumunan pengunjung di Planet Surf di Jalan Bau Massepe jelang Hari Raya Idul Fitri.
Langkah tersebut terhadap toko pakaian itu diambil oleh Tim Gugus untuk mencegah penyebaran virus Corona .
Kepala Dinas Satpol PP Kota Parepare , Muhammad Anzar didampingi Camat Ujung, Ulfa Lanto turun langsung melakukan pengendalian terhadap berkumpulnya pengunjung di toko itu.
Kadis Satpol PP Kota Parepare , Muhammad Anzar Makkarai mengatakan, Tim Gugus turun untuk mengendalikan kerumuman pengunjung di dalam toko. Sekaligus mengedukasi pihak manajemen toko tersebut, termasuk pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker dan tetap jaga jarak.
"Kita lakukan pengendalian berkerkumpulnya pengunjung di dalam toko dan tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 ," kata Anzar.
Baca Juga: 5 Masjid di Parepare Belum Patuhi Maklumat Pelaksanaan Ibadah Ramadhan
Tim Gugus, kata Anzar, akan terus melakukan pemantauan di toko-toko yang berpotensi berkumpulnya orang dengan jumlah yang banyak.
"Sebelum-sebelumnya juga kita lakukan hal yang sama. Memantau setiap toko yang betpontensi berkumpulnya orang. Yang kami tekankan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan jaga jarak atau social dan physical distancing," imbaunya.
Dia menambahkan, pihaknya juga telah mengingatkan pihak manajemen Planet Surf untuk memperhatikan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 .
"Pihak manajemen Planet Surf bersepakat untuk memperhatikan protokol kesehatan dalam memutus rantai penyebaran virus korona, " katanya.
Baca Juga: Beras Peduli Tahap Kedua untuk 2.047 Keluarga di Parepare Mulai Disalurkan
Sementara Camat Ujung, Andi Ulfa Lanto mengatakan, membludaknya pengunjung toko penyedia perlengkapan pakaian tersebut, karena pengunjungnya banyak dari luar daerah seperti Pinrang dan Sidrap.
Menurut Ulfah, manajemen toko sudah menerapkan protokol kesehatan, seperti pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk dan membatasi pengunjung masuk. Namun beludakan pengunjung yang datang tidak terbendung.
"Melihat kondisi seperti ini, protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat. Pengunjung masuk harus dibatasi secara ketat, termasuk parkir harus diatur agar tidak menimbulkan kesemrawutan. Pemilik usaha harus menerapkan protokol COVID-19 , jika tidak, tokonya kami tutup," tandasnya
Langkah tersebut terhadap toko pakaian itu diambil oleh Tim Gugus untuk mencegah penyebaran virus Corona .
Kepala Dinas Satpol PP Kota Parepare , Muhammad Anzar didampingi Camat Ujung, Ulfa Lanto turun langsung melakukan pengendalian terhadap berkumpulnya pengunjung di toko itu.
Kadis Satpol PP Kota Parepare , Muhammad Anzar Makkarai mengatakan, Tim Gugus turun untuk mengendalikan kerumuman pengunjung di dalam toko. Sekaligus mengedukasi pihak manajemen toko tersebut, termasuk pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker dan tetap jaga jarak.
"Kita lakukan pengendalian berkerkumpulnya pengunjung di dalam toko dan tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 ," kata Anzar.
Baca Juga: 5 Masjid di Parepare Belum Patuhi Maklumat Pelaksanaan Ibadah Ramadhan
Tim Gugus, kata Anzar, akan terus melakukan pemantauan di toko-toko yang berpotensi berkumpulnya orang dengan jumlah yang banyak.
"Sebelum-sebelumnya juga kita lakukan hal yang sama. Memantau setiap toko yang betpontensi berkumpulnya orang. Yang kami tekankan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan jaga jarak atau social dan physical distancing," imbaunya.
Dia menambahkan, pihaknya juga telah mengingatkan pihak manajemen Planet Surf untuk memperhatikan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 .
"Pihak manajemen Planet Surf bersepakat untuk memperhatikan protokol kesehatan dalam memutus rantai penyebaran virus korona, " katanya.
Baca Juga: Beras Peduli Tahap Kedua untuk 2.047 Keluarga di Parepare Mulai Disalurkan
Sementara Camat Ujung, Andi Ulfa Lanto mengatakan, membludaknya pengunjung toko penyedia perlengkapan pakaian tersebut, karena pengunjungnya banyak dari luar daerah seperti Pinrang dan Sidrap.
Menurut Ulfah, manajemen toko sudah menerapkan protokol kesehatan, seperti pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk dan membatasi pengunjung masuk. Namun beludakan pengunjung yang datang tidak terbendung.
"Melihat kondisi seperti ini, protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat. Pengunjung masuk harus dibatasi secara ketat, termasuk parkir harus diatur agar tidak menimbulkan kesemrawutan. Pemilik usaha harus menerapkan protokol COVID-19 , jika tidak, tokonya kami tutup," tandasnya
(agn)
Lihat Juga :