Kematian Nakes Positif COVID-19 Usai Divaksin Tidak Pengaruhi Vaksinasi Tahap 2
Minggu, 21 Februari 2021 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Untuk memastikan peristiwa kematian nakes Erny tidak berpengaruh pada psikis nakes lain, Woro mengaku sempat memberi opsi kepada nakes lain. Terutama kepada nakes yang masih berstatus pegawai kontrak seperti nakes Erny.
Intinya, Woro tidak melarang mereka yang ingin mengundurkan diri dari bidang pelayanan. "Dan tidak ada yang mundur," kata Woro menjelaskan. Woro berharap kasus yang terjadi (kematian nakes Erny) tidak ada lagi. Pihaknya merasa kehilangan dan sampai saat ini terus berjuang bersama sama melawan COVID-19 di Kabupaten Blitar.
Dokter Bidang Pelayanan Medis RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar, Arif menambahkan, pada vaksinasi tahap pertama , ada sebanyak 572 nakes (di RSUD Ngudi Waluyo) yang sudah divaksin. Pada vaksinasi tahap kedua yang saat ini mulai berjalan, dari jumlah 572 nakes tersebut, kata Arif baru 560 nakes yang kembali divaksin. "Masih ada 12 orang yang ditunda," ujar Arif tanpa menjelaskan penyebab penundaan.
Arif juga mengatakan, ada sebanyak 170 nakes di RSUD Ngudi Waluyo yang belum menjalani vaksinasi tahap pertama dan kedua. Salah satunya disebabkan keterbatasan jumlah vaksin yang dikirim. "Ini masih menunggu kiriman vaksin tahap selanjutnya mas," pungkas Arif.
Intinya, Woro tidak melarang mereka yang ingin mengundurkan diri dari bidang pelayanan. "Dan tidak ada yang mundur," kata Woro menjelaskan. Woro berharap kasus yang terjadi (kematian nakes Erny) tidak ada lagi. Pihaknya merasa kehilangan dan sampai saat ini terus berjuang bersama sama melawan COVID-19 di Kabupaten Blitar.
Dokter Bidang Pelayanan Medis RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar, Arif menambahkan, pada vaksinasi tahap pertama , ada sebanyak 572 nakes (di RSUD Ngudi Waluyo) yang sudah divaksin. Pada vaksinasi tahap kedua yang saat ini mulai berjalan, dari jumlah 572 nakes tersebut, kata Arif baru 560 nakes yang kembali divaksin. "Masih ada 12 orang yang ditunda," ujar Arif tanpa menjelaskan penyebab penundaan.
Arif juga mengatakan, ada sebanyak 170 nakes di RSUD Ngudi Waluyo yang belum menjalani vaksinasi tahap pertama dan kedua. Salah satunya disebabkan keterbatasan jumlah vaksin yang dikirim. "Ini masih menunggu kiriman vaksin tahap selanjutnya mas," pungkas Arif.
(eyt)
Lihat Juga :