Ratusan Rumah Warga Tenggelam, Tinggi Air Banjir Karawang Lampaui Atap

Minggu, 21 Februari 2021 - 12:29 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Ketua Umum Granat, Henry Yosodiningrat: Jangan Ada Lagi Polisi Terjerat Narkoba

"Air terus masuk ke desa kami sejak Sabtu (19/2/2021) sore hingga sekarang. Kita sudah minta ke BPBD agar dikirim tambahan perahu karet , karena masih ada warga yang terjebak di atas rumah," kata Asep Saepuloh, Minggu (22/2/21).

Menurut Asep, dia bersama pemuda setempat tetap berada di dekat lokasi banjir untuk membantu warga yang masih kesulitan evakuasi. Tinggi air yang mencapai dua meter, menyulitkan warga untuk evakuasi. "Harus pakai perahu karet karena sudah dalam. Tapi perahu karetnya sudah ditarik oleh BPBD ketempat lain. Makanya kami mohon ada perahu karet lagi," katanya.

Baca juga: Forkas Jatim Kirim 350 Paket Sembako untuk Bantu Korban Longsor Nganjuk

Asep mengaku, banjir kali ini cukup parah karena luapan Sungai Cibeet, dan Sungai Citarum, tumpah di desanya dalam waktu beberapa hari belakangan. Dia berharap pemerintah bisa segera mengutamakan desanya yang menderita banjir paling parah . "Memang banjir hampir merata di Karawang, tapi desa kami sudah tenggelam. Evakuasi hanya bisa dilakukan dengan perahu karet," katanya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.22: Momen Romantis Elio yang Berniat Melamar Arumi Berubah Menjadi Mimpi Buruk
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Berita Terkini
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Infografis
Air Rebusan yang Paling...
Air Rebusan yang Paling Efektif Menurunkan Darah Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved