Ratusan Rumah Warga Tenggelam, Tinggi Air Banjir Karawang Lampaui Atap

loading...
Ratusan Rumah Warga Tenggelam, Tinggi Air Banjir Karawang Lampaui Atap
Sedikitnya ada 700 rumah tenggelam setelah banjir melampaui atap rumah di Desa Karanglligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Foto/SINDOnews/Nilakusuma
KARAWANG - Ratusan rumah warga di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, tenggelam . Rumah-rumah warga tak terlihat lagi, karena ketinggian air melampaui atap rumah warga.

Baca juga: Pagi Ini Banjir di Karawang Makin Meluas, 8.539 Rumah Terendam Ribuan Orang Mengungsi

Petugas BPBD Kabupaten Karawang, dibantu TNI, dan Polri masih menyisir kawasan banjir yang paling parah di Karawang ini, untuk mencari warga yang terjebak banjir . Air setinggi atap rumah , mulai terjadi sejak Sabtu (21/2/2021) malam, dan di hari Minggu (21/2/2021) belum juga surut.





Menurut tokoh warga setempat, Asep Saepuloh, sedikitnya ada 700 rumah di tiga RT Dusun Pengasinan, Desa Karangligar, yang airnya sudah melewati atap rumah . Ada 2.000 warga yang mengungsi, karena genangan air terus meninggi hingga melampaui atap rumah.

Baca juga: Ketua Umum Granat, Henry Yosodiningrat: Jangan Ada Lagi Polisi Terjerat Narkoba

"Air terus masuk ke desa kami sejak Sabtu (19/2/2021) sore hingga sekarang. Kita sudah minta ke BPBD agar dikirim tambahan perahu karet , karena masih ada warga yang terjebak di atas rumah," kata Asep Saepuloh, Minggu (22/2/21).



Menurut Asep, dia bersama pemuda setempat tetap berada di dekat lokasi banjir untuk membantu warga yang masih kesulitan evakuasi. Tinggi air yang mencapai dua meter, menyulitkan warga untuk evakuasi. "Harus pakai perahu karet karena sudah dalam. Tapi perahu karetnya sudah ditarik oleh BPBD ketempat lain. Makanya kami mohon ada perahu karet lagi," katanya.

Baca juga: Forkas Jatim Kirim 350 Paket Sembako untuk Bantu Korban Longsor Nganjuk

Asep mengaku, banjir kali ini cukup parah karena luapan Sungai Cibeet, dan Sungai Citarum, tumpah di desanya dalam waktu beberapa hari belakangan. Dia berharap pemerintah bisa segera mengutamakan desanya yang menderita banjir paling parah . "Memang banjir hampir merata di Karawang, tapi desa kami sudah tenggelam. Evakuasi hanya bisa dilakukan dengan perahu karet," katanya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top