Jadi Korban Penculikan, Bocah 3,5 Tahun di Palembang Dapat Pendampingan Dari Polda Sumsel
Minggu, 21 Februari 2021 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Forkas Jatim Kirim 350 Paket Sembako untuk Bantu Korban Longsor Nganjuk
Tim doter Rumah Sakit Bhayangkara Muhammad Hasan Palembang, melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan terhadap bocah tersebut. "Kami cek suhu tubuh, denyut jantung maupun pemeriksaan apakah ada tanda-tanda kekerasan yang dialami korban," ujar dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara Muhammad Hasan Palembang, Rizki Desmadia.
Dia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan secara fisik korban penculikan dalam kondisi sehat dan baik, bahkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka. "Kami juga melakukan pemulihan kondisi psikologis korban. Dari respon awal pemeriksaan, korban hanya terlihat lelah dan belum terlihat trauma," tuturnya.
Baca juga: Diterjang Banjir, 92.000 Pelanggan di Jabar Masih Alami Pemadaman Listrik
Tim Psikologi Biro SDM Polda Sumsel, Kompol Jarot Budi Purnomo menjelaskan, akan memberikan relaksasi terhadap anak sambil memberikan kepercayaan mental yang berani. "Secara psikis, korban belum terlihat trauma , namun tetap dipantau sampai tiga hari ke depan sambil melakukan terapi bermain," terangnya.
Tim doter Rumah Sakit Bhayangkara Muhammad Hasan Palembang, melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan terhadap bocah tersebut. "Kami cek suhu tubuh, denyut jantung maupun pemeriksaan apakah ada tanda-tanda kekerasan yang dialami korban," ujar dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara Muhammad Hasan Palembang, Rizki Desmadia.
Dia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan secara fisik korban penculikan dalam kondisi sehat dan baik, bahkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka. "Kami juga melakukan pemulihan kondisi psikologis korban. Dari respon awal pemeriksaan, korban hanya terlihat lelah dan belum terlihat trauma," tuturnya.
Baca juga: Diterjang Banjir, 92.000 Pelanggan di Jabar Masih Alami Pemadaman Listrik
Tim Psikologi Biro SDM Polda Sumsel, Kompol Jarot Budi Purnomo menjelaskan, akan memberikan relaksasi terhadap anak sambil memberikan kepercayaan mental yang berani. "Secara psikis, korban belum terlihat trauma , namun tetap dipantau sampai tiga hari ke depan sambil melakukan terapi bermain," terangnya.
(eyt)
Lihat Juga :