Konflik di Tanah Papua, Barisan Merah Putih Beri Dukungan ke Pemerintah

Sabtu, 20 Februari 2021 - 09:51 WIB
loading...
Konflik di Tanah Papua,...
Komponen Barisan Merah Putih Republik Indonesia di Papua, berikan sikap tegas dukung pemerintah. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - Menyikapi berbagai permasalahan yang terjadi di Papua , khususnya soal otonomi khusus (Otsus), dan pro kontra pemekaran beberapa Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua , komponen Barisan Merah Putih Republik Indonesia di Papua , mengambil sikap tegas mendukung pemerintah.

Baca juga: Dukung Otsus, Warga Adat Tabi-Seireri Desak Majelis Rakyat Papua Dengar Aspirasi

Tergabung di dalam komponen tersebut yakni, Yonas Nusi, pimpinan Barisan Merah Putih (BMP) RI; Yanto Eluay, Ketua Presedium Putra-Putri Pejuang Pepera (P5); Jan Christian Arebo, Ketum Pemuda Adat Papua; Max Abner Ohee Ketua BMP Papua ; Nico Mauri, Ketua Dewan Paripurna Daerah (Deparda) Provinsi Papua ; Hendrikus Eben Gebze masyarakat tokoh adat Papua Selatan; Jack Puraro ketua umum Gerakan Pemuda Jayapura; dan Rando Rudamaga dari DPP Forum Masirei.



Barisan Merah Putih adalah komponen masyarakat yang meliputi tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan beberapa ketokohan lain dari beberapa wilayah adat di Papua , yang setia mengawal kedaulatan NKRI di Bumi Cenderawasih.

Pada Jumat (19/2/2021) sore, di batas Kota Jayapura, Papua , komponen Barisan Merah Putih ini menggelar pertemuan menyikapi permasalah yang terjadi. Tujuh poin disepakati, dan menjadi pernyataan sikap resmi Barisan Merah Putih kepada pemerintah.

Baca juga: Tangis Apipah Pecah, Saat Polda Banten Selamatkan Tanahnya Senilai Rp1,3 M

Pertama, Kami Putra dan Putri Kompenen Merah Putih Republik Indonesia di Papua berkomitmen menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia bersama-sama TNI dan Polri dari Sabang sampai Merauke.

Kedua, Kami Putra dan Putri Komponen Merah Putih Republik Indonesia di Papua , tetap memberikan dukungan terhadap setiap Keputusan Pemerintah dimana, telah teragendakan pembahasan Revisi UU No. 21/2001 dan tetap menjaga hak-hak dasar Rakyat Papua yang di amanatkan dalam UU dimaksud.

Ketiga, Kami Putra dan Putri Kompenen Merah Putih Republik Indonesia di Papua , memohon kepada Presiden Joko Widodo, agar dapat membentuk Lembaga Independen Pengelola Dana Otonomi Khusus terpisah dari APBD.

Baca juga: Mabuk Miras dan Pesta Seks, Waria serta Belasan Anak Punk Digerebek Tim Maung Galunggung
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Berita Terkini
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved