Tangis Apipah Pecah, Saat Polda Banten Selamatkan Tanahnya Senilai Rp1,3 M

Sabtu, 20 Februari 2021 - 05:22 WIB
loading...
Tangis Apipah Pecah,...
Satgas Mafia Tanah Polda Banten, berhasil menangkap ASN yang bertugas sebagai staf di Kantor Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Foto/iNews TV/Mahesa Apriandi
A A A
SERANG - Tangis Apipah pecah di Mapolda Banten. Wanita lanjut usia (Lansia) warga Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten tersebut, menangis bahagia setelah Satgas Mafia Tanah Polda Banten , berhasil menyelamatkan tanahnya dari aksi penyerobotan dan pemalsuan dokumen.

Baca juga: Polda Metro Jaya Buka Layanan Hotline Kasus Mafia Tanah

Yang mengejutkan, sindikat mafia tanah yang berhasil digulung Subdit II Harda Bangtah Krimum Polda Banten, yang juga merupakan Satgas Mafia Tanah Polda Banten , melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.



Apipah nyaris kehilangan tanah miliknya seluas 2.676 meter persegi, senilai Rp1,3 miliar, yang berlokasi di Pal Empat, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Tanah tersebut, tiba-tiba dijual oleh sekelompok mafia tanah , tanpa sepengetahuan Apipah. Baca juga: Kisah Makam Giriloyo, Makam Ghaib Sultan Agung

Direskrimum Polda Banten, Kombes Pol. Martri Sonny menjelaskan, salah satu pelaku merupakan ASN di Kantor Pabuaran, berinisial JJS. "JJS dan dua pelaku lainnya, yakni SJ dan LJ telah ditetapkan sebagai tersangka, dan dikenakan wajib lapor ," tegasnya.

Dia menyebutkan, kasus pemalsuan dokumen dalam jual beli tanah oleh mafia tanah ini terbongkar, setelah korban pemilik tanah melapor ke petugas Satgas Mafia Tanah Polda Banten . Baca juga: Memilukan, Petani Kopi Ini Lumpuh Setelah Kakinya Diserang Tumor Ganas
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Polisi Masih Dalami...
Polisi Masih Dalami Penyebab Ledakan di Pabrik Kimia Banten
Kasus Mahasiswa Rekam...
Kasus Mahasiswa Rekam Dosen di Toilet Kampus, Polda Banten Periksa Pelapor
Viral Kasus Mahasiswa...
Viral Kasus Mahasiswa Rekam Dosen di Toilet Kampus, Ini Respons Polda Banten
Mikrobus Wisatawan Masuk...
Mikrobus Wisatawan Masuk Tebing di Jalur Bayah–Sawarna, Belasan Penumpang Luka
Korban Penipuan Bos...
Korban Penipuan Bos WO Ayu Puspita Bertambah, Kerugian Tembus Rp18 Miliar
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Rekomendasi
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Berita Terkini
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved