PT Barata Indonesia Garap 13 Proyek Hidromekanikal
Jum'at, 19 Februari 2021 - 22:59 WIB
loading...
A
A
A
Keberadaan bendungan ini diharapkan dapat menyediakan air baku untuk wilayah rantai sebesar 500 liter/detik, mereduksi banjir hingga 107m3/detik. Selain itu, bendungan yang pembangunannya memakan waktu 5 tahun itu juga memiliki fasilitas konservasi air (ground water recharge), destinasi wisata di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tapin, dan sumber air untuk PLTA sebesar 3,30 MW. “Rampungnya Bendungan Tapin ini menambah daftar panjang portfolio Barata Indonesia di bidang hidromekanikal,” tandas Fajar.
Baca juga: Simpan Sabu dalam Lipatan Baju di Lemari, Pria di Mura Digerebek Polisi
Diketahui, 13 proyek proyek hidromekanikal yang telah dan sedang dikerjakan Barata Indonesia, diantaranya Rehabilitasi Bendung Pasar Baru Tangerang, Rehabilitasi Pintu Air Kedung Semat, Jepara, Bendungan Ubrug, Jatiluhur, Bendungan Gerak Sembayat, Gresik, Bendungan Kuningan, Jawa Barat, Bendungan Tanju dan Mila, Nusa Tenggara Barat (NTB),
Bendungan Passaloreng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Bendungan Gerak Bojonegoro, Jawa Timur, Bendungan Jabung, Way Sekampung dan Margatiga, Lampung, Bendungan Tiga Dihaji Martapura, Sumatera Selatan (Sumsel), hingga Bendungan Karian, Lebak, Banten.
Baca juga: Simpan Sabu dalam Lipatan Baju di Lemari, Pria di Mura Digerebek Polisi
Diketahui, 13 proyek proyek hidromekanikal yang telah dan sedang dikerjakan Barata Indonesia, diantaranya Rehabilitasi Bendung Pasar Baru Tangerang, Rehabilitasi Pintu Air Kedung Semat, Jepara, Bendungan Ubrug, Jatiluhur, Bendungan Gerak Sembayat, Gresik, Bendungan Kuningan, Jawa Barat, Bendungan Tanju dan Mila, Nusa Tenggara Barat (NTB),
Bendungan Passaloreng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Bendungan Gerak Bojonegoro, Jawa Timur, Bendungan Jabung, Way Sekampung dan Margatiga, Lampung, Bendungan Tiga Dihaji Martapura, Sumatera Selatan (Sumsel), hingga Bendungan Karian, Lebak, Banten.
(msd)
Lihat Juga :