Ular Sanca Bola Afrika, Jadi Pengungkit Ekonomi Keluarga di Tengah Pandemi COVID-19
Sabtu, 13 Februari 2021 - 07:09 WIB
loading...
A
A
A
Ular ini disebut Sanca Bola , karena sangat suka melingkarkan tubuhnya seperti bola. "Yang perlu diperhatikan adalah, mengupayakan tempat yang bersih dan hangat saat memeliharanya. Sementara untuk budidaya ular , yang harus diperhatikan adalah umur dan beratnya," terangnya.
Baca juga: Cuaca Buruk, Anggota TNI Korban Serangan Brutal KKB di Intan Jaya Batal Dievakuasi ke Timika
Dia menyebutkan, untuk siap dibudidayakan, usia pejantan minimal 13-15 bulan dengan berat 750 gram. Sedangkan betina umur minimal dua tahun lima bulan hingga tiga tahun, dengan berat minimal 1.500 gram.
Dalam satu tahun ular ini bertelur satu kali. Dalam sekali bertelur, ular ini menghasilkan 5-9 butir telur. Sedangkan untuk penetasan, menggunakan inkubator. Memberi makannya pun tak sulit, pasalnya Sanca Bola tersebut makan tikus putih kecil, satu ular dibanderol dengan harga Rp700 ribu-1 juta.
Baca juga: Cuaca Buruk, Anggota TNI Korban Serangan Brutal KKB di Intan Jaya Batal Dievakuasi ke Timika
Dia menyebutkan, untuk siap dibudidayakan, usia pejantan minimal 13-15 bulan dengan berat 750 gram. Sedangkan betina umur minimal dua tahun lima bulan hingga tiga tahun, dengan berat minimal 1.500 gram.
Dalam satu tahun ular ini bertelur satu kali. Dalam sekali bertelur, ular ini menghasilkan 5-9 butir telur. Sedangkan untuk penetasan, menggunakan inkubator. Memberi makannya pun tak sulit, pasalnya Sanca Bola tersebut makan tikus putih kecil, satu ular dibanderol dengan harga Rp700 ribu-1 juta.
(eyt)
Lihat Juga :