Dewan Desak Percepat Penyelesaian Pengerukan Sejumlah Drainase

Kamis, 11 Februari 2021 - 10:09 WIB
loading...
Dewan Desak Percepat...
DPRD Makassar meminta pengerukan drainase segera dipercepat. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Pengerukan drainase hingga saat masih belum tuntas dilakukan oleh pemerintah kota, masih banyak titik-titik yang dianggap rawan banjir yang masih dalam tahap pengerjaan.

Upaya pengerukan yang lambat kerap kali menjadi persoalan tahunan. Semestinya upaya ini bisa diselesaikan jauh sebelum musim hujan. Lambatnya pengerjaan kemudian berpotensi membuat sejumlah daerah rawan tergenang.

"Pengerukan harusnya dilaksanakan sebelum musim hujan, supaya sedimentasi bisa terlihat. Kalau musim hujan itu sudah sulit memang,” ujar Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar Abdi Asmara.

Baca Juga: Kejar Dana Hibah Pariwisata, DPRD Makassar Siap Dampingi Pemkot ke Pusat

Dia mengatakan, pengerukan drainase yang dilakukan saat ini dengan intensitas hujan yang tinggi justru membuat biaya pengerjaan akan lebih tinggi, lantaran pengangkatan sedimen akan cukup memakan waktu akibat terus menerus dibawa air.

Setidaknya wilayah seperti Biringkanayya, Panakkukang dan Manggala dianggap masih cukup banyak memiliki titik banjir sehingga Abdi meminta pemkot untuk fokus ke wilyah-wilayah tersebut.

"Daerah langganan banjir. Seperti di Kecamatan Biringkanaya, Panakkukang, dan Manggala, itu perlu dioptimalkan," lanjutnya.

Sementara itu Anggota Komisi C lainnya Fasruddin Rusli megatakan daerah-daerah pengerjaan proyek dari hulu ke hilir juga memerlukan atensi tersendiri.

Kata dia sedimen yang dihasilkan cenderung akan meningkat ditambah intensitas hujan yang menbawa sedimen tersebut.

"Jadi ini perlu dicek juga wilayah-wilayah pengerjaan seperti di Pettarani ini salurannya sampai sampai ke hilir itu perlu dicek karena di situ ada pengerjaan otomatis meningkat sedimen," ucapnya.

Baca Juga: Penghuni Apartemen Royal Adukan Pihak Pengembang ke DPRD Makassar

Tim Survei Lokasi Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas PU Kota Makassar Hasrul Hasan sebelumnya mengakui masih ada beberapa titik yang belum rampung dan masih dalam tahap pengerukan .

Diantaranya Jalan Toddopuli, Minasupa, Tamangapa, dan Abdullah Dg Sirua, Kodam Tiga, Jalan Perintis, BTN Hamsi dan beberapa saluran di Kecamatan Biringkanayya.

Daerah-daerah tersebut menurutnya menjadi jalur utama air yang mampu meredam banjir di sejumlah titik

Setidaknya dari hasil pengerukan itu dirinya menargetkan minimal dapat mencapai 50 kubik lebih. Sementara total ada sebanyak 480 satuan tugas yang diterjunkan untuk mengebut pengerjaan di wilayah-wilayah tersebut.

"Sekarang titik utama genangan yang kita prioritaskan untuk tetap standby. Selain itu kita terima laporan warga," pungkasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Difasilitasi Legislator...
Difasilitasi Legislator Perindo Deli Serdang, Drainase Bandar Khalifah Diperbaiki
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Respons Aduan Warga,...
Respons Aduan Warga, Legislator Partai Perindo Binsar Simarmata Dorong Pemkot Medan Benahi Jalan dan Bangun Drainase
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Dari Perbaikan Drainase...
Dari Perbaikan Drainase hingga Lampu Jalan, Legislator Perindo Siap Kawal Harapan Rakyat Jadi Nyata
Produksi Dua Pipa Terbesar...
Produksi Dua Pipa Terbesar di Indonesia, Vinilon Group Pecahkan Rekor MURI
Ganjar Untuk Semua Bangun...
Ganjar Untuk Semua Bangun Drainase bagi Warga Cilegon
Puluhan Ruko di Pluit...
Puluhan Ruko di Pluit Serobot Jalur Pedestrian dan Saluran Air
Rekomendasi
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Berita Terkini
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Infografis
Lawan AS, Desak Eropa...
Lawan AS, Desak Eropa Ganti Jet Tempur Siluman F-35 dengan Rafale
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved