Jombang Diterjang Banjir Bandang, Ini Penjelasan Perum Jasa Tirta I
Minggu, 07 Februari 2021 - 22:26 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mengatasi kondisi darurat itu, Direktur Operasional PJT I, GAJ Simamora menyampaikan langkah tindak lanjut yang telah dilakukan. "Kami bersama dengan Dinas SDA PUPR Jombang, BPBD, BBWS Brantas serta masyarakat bergotong royong melakukan pembersihan Kali Konto dari sampah banjir . Pembersihan dilakukan secara mekanis dengan sejumlah alat berat," jelasnya.
Baca juga: Asyik Pesta Miras Bersama Waria, 27 Pelajar di Padangsidimpuan Dicokok Polisi
Selain itu, untuk menutup tanggul yang jebol dilakukan penanganan darurat dengan pemasangan jumbo bag, bio bag, dolken, serta sesek bambu. "Alat berat dari kami satu unit longboom HCE sudah dioperasionalkan. Kami juga menyiapkan bantuan material banjiran untuk perbaikan tanggul darurat. Mulai bambu bongkotan, bambu biasa, sesek, gedek dan karung plastik," ungkapnya.
Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga sempat meninjau lokasi banjir di Jombang , Sabtu (6/2/2021) . Gubernur juga meminta pada seluruh warga Jawa Timur untuk gotong royong menjadi relawan 'Jaga Kali'. Khofifah juga pesan agar warga Jatim tak membuang sampah ke sungai. "Tolong sama-sama memantau dan aktif mengingatkan. Bahwa masyarakat jangan membuang sampah langsung ke sungai. Karena dampaknya tentu jangka panjang, seperti banjir," katanya.
Baca juga: Asyik Pesta Miras Bersama Waria, 27 Pelajar di Padangsidimpuan Dicokok Polisi
Selain itu, untuk menutup tanggul yang jebol dilakukan penanganan darurat dengan pemasangan jumbo bag, bio bag, dolken, serta sesek bambu. "Alat berat dari kami satu unit longboom HCE sudah dioperasionalkan. Kami juga menyiapkan bantuan material banjiran untuk perbaikan tanggul darurat. Mulai bambu bongkotan, bambu biasa, sesek, gedek dan karung plastik," ungkapnya.
Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga sempat meninjau lokasi banjir di Jombang , Sabtu (6/2/2021) . Gubernur juga meminta pada seluruh warga Jawa Timur untuk gotong royong menjadi relawan 'Jaga Kali'. Khofifah juga pesan agar warga Jatim tak membuang sampah ke sungai. "Tolong sama-sama memantau dan aktif mengingatkan. Bahwa masyarakat jangan membuang sampah langsung ke sungai. Karena dampaknya tentu jangka panjang, seperti banjir," katanya.
(eyt)
Lihat Juga :