Ridwan Kamil: 37 Persen Wilayah di Jawa Barat Masih Waspada, Sisanya Aman
Sabtu, 16 Mei 2020 - 20:37 WIB
loading...
Rapid test di Stadion Patriot Bekasi, beberapa waktu lalu, yang diklaim Ridwan Kamikl sebagai bagian strategi keberhasilan mengendalikan wabah COVID-19. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tiga strategi Jawa Barat dalam penanggulangan pandemi virus Corona ( COVID-19 ) mulai membuahkan hasil yang baik. Sebanyak 63% wilayah di Jawa Barat diklaim telah terkendali berkat strategi pencegahan, pelacakan dan pengujian secara masif, serta perawatan.
Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berjalan merangkak mulai wilayah Bodebek, Bandung Raya lalu menyeluruh di tingkat provinsi, juga memberi andil dalam keberhasilan penanganan pandemi Corona.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menerangkan benteng pencegahan itu diterjemahkan dengan penerapan PSBB, social distancing, dan melarang mudik. Jabar mencontoh penanganan penyebaran sars Cov-II di Korea Selatan (Korsel). Jumlah penduduk sama sebanyak 50 juta, tapi uang Jabar untuk penanganan hanya 1 persen dari Korsel.
(Baca: Pascabebas dari Lapas Cibinong, Beredar Video Bahar Smith Disambut Pendukung)
Namun, Pemprov berkomitmen melakukan pelacakan virus pada 50 juta warga Jabar. Saat ini sudah 110.000 orang yang diuji melalui dan polymerase chain reaction (PCR). Ada sembilan laboratorium yang dikerahkan. Jumlah sampel yang diperiksa pun meningkat dari 140 menjadi 2.000 per hari.
Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berjalan merangkak mulai wilayah Bodebek, Bandung Raya lalu menyeluruh di tingkat provinsi, juga memberi andil dalam keberhasilan penanganan pandemi Corona.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menerangkan benteng pencegahan itu diterjemahkan dengan penerapan PSBB, social distancing, dan melarang mudik. Jabar mencontoh penanganan penyebaran sars Cov-II di Korea Selatan (Korsel). Jumlah penduduk sama sebanyak 50 juta, tapi uang Jabar untuk penanganan hanya 1 persen dari Korsel.
(Baca: Pascabebas dari Lapas Cibinong, Beredar Video Bahar Smith Disambut Pendukung)
Namun, Pemprov berkomitmen melakukan pelacakan virus pada 50 juta warga Jabar. Saat ini sudah 110.000 orang yang diuji melalui dan polymerase chain reaction (PCR). Ada sembilan laboratorium yang dikerahkan. Jumlah sampel yang diperiksa pun meningkat dari 140 menjadi 2.000 per hari.
Lihat Juga :