PPKM Belum Maksimal, Satgas Kaji Pemberlakuan Cek Poin di Pintu Masuk Kota Bandung

Senin, 01 Februari 2021 - 15:18 WIB
loading...
PPKM Belum Maksimal,...
Pemkot Bandung hingga kini masih melakukan buka tutup jalan untuk pelaksaan PSBB proporsional. Foto/SINDOnews/Arif Budianto
A A A
BANDUNG - Pemkot Bandung mengkaji diberlakukannya kembali cek poin di sejumlah pintu masuk ke Kota Bandung . Langkah ini dilakukan untuk memperketat keluar masuknya warga seiring terus naiknya kasus COVID-19 .

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku, akan membahasnya terlebih dahulu rencana pengetatan wilayah, sebagaimana permintaan pemerintahan pusat. Hal itu menyusul evaluasi PPKM yang dinilai belum maksimal mengendalikan penambahan kasus COVID-19.

Baca juga: Perhatikan, Mulai Bulan Depan Tilang Elektronik Diberlakukan di Kota Bandung

“Saya meminta kepada Pak Sekda sebagai ketua harian untuk membahasnya. Kita kaji dulu ya," kata Oded di Bandung, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Pembunuhan Preman di Bandung, Polisi Amankan Kujang, Golok, dan Balok Kayu

Diketahui, pada awal pelaksanaan PSBB, Kota Bandung sempat memberlakukan cek poin di sejumlah pintu masuk kota. Di antaranya Bundaran Diburu, Cicaheum, Pasteur, dan lainnya. Namun setelah adaptasi kebiasaan baru (AKB) cek poin ditiadakan.

Sementara, saat ini, salah satu upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Kota Bandung yaitu membatasi mobilitas warga. Untuk membatasinya, Kota Bandung memberlakukan buka tutup jalan dan menaggencarkan operasi yustisi.

Sementara itu, terkait karantina wilayah, Oded menyebut, Kota Bandung sudah pernah melaksanakannya. "Apa yang malam dibahas dan dievaluasi oleh Pak Luhut, sebetulnya di Kota Bandung sudah banyak dilakukan oleh kita. Tinggal evaluasi lagi. Di RW dan Kelurahan juga ada Kampung Tangguh Lodaya, tinggal dievaluasi lagi," jelasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Bandung Kembali Mencekam,...
Bandung Kembali Mencekam, Kelompok Berpakaian Hitam Mengamuk di DPRD Jabar
Imbas Demo Ricuh di...
Imbas Demo Ricuh di Bandung, 5 Bangunan Ludes Dibakar
Viral! Plt Dirut Perumda...
Viral! Plt Dirut Perumda Tirtawening Copot Seluruh CCTV, Alasannya Informasi Bocor Terus
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
China Dinilai Gunakan...
China Dinilai Gunakan Pembatasan Akses Tibet untuk Kendalikan Narasi
Rekomendasi
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved