Tinjau Vaksinasi Nakes di Surabaya, Wamenkes: Ini Perang Dunia Ketiga
Minggu, 31 Januari 2021 - 14:58 WIB
loading...
Para tenaga kesehatan (Nakes) menjalani imunisasi massal COVID-19 di Graha YKP Surabaya. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Vaksinasi COVID-19 terus dikebut di Kota Pahlawan. Pelaksanaan vaksinasi massal pada para tenaga kesehatan (nakes) dilakukan di Graha YKP Surabaya, Minggu (31/1/2021).
Baca juga: Kapasitas Penampungan Mepet, Menkes Minta Vaksinasi Wajib pada Anak Tetap Jalan
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono datang langsung ke Surabaya, untuk memastikan percepatan pelaksanaan vaksinasi bagi para nakes tersebut.
"Tadi sempat dijelaskan kalau vaksinasi massal ini sudah mencapai 83 ribu, dan hari ini bisa 100 persen, saya juga yakin hal itu akan terjadi hari ini," katanya. Baca juga: Waduh 3 Tahun Lagi TPA Penuh, Indonesia Terancam Darurat Sampah
Vaksinasi ini sekaligus memastikan kesiapan Surabaya untuk berperang melawan COVID-19 . Ia pun sempat menyebut upaya vaksinasi ini menjadi pertempuran layaknya perang dunia ketiga. Semua pihak harus siap dan yakin untuk bisa menjadi pemenang.
"Surabaya bisa menghadapi Perang Dunia Ketiga melawan penyebaran COVID-19 ini. Kita tahu, Surabaya sempat masuk zona hitam, sekarang zona kuning," ujarnya. Baca juga: BMKG Rekam Anomali Seismik Suara Gemuruh Disertai Dentuman di Sukabumi
Baca juga: Kapasitas Penampungan Mepet, Menkes Minta Vaksinasi Wajib pada Anak Tetap Jalan
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono datang langsung ke Surabaya, untuk memastikan percepatan pelaksanaan vaksinasi bagi para nakes tersebut.
"Tadi sempat dijelaskan kalau vaksinasi massal ini sudah mencapai 83 ribu, dan hari ini bisa 100 persen, saya juga yakin hal itu akan terjadi hari ini," katanya. Baca juga: Waduh 3 Tahun Lagi TPA Penuh, Indonesia Terancam Darurat Sampah
Vaksinasi ini sekaligus memastikan kesiapan Surabaya untuk berperang melawan COVID-19 . Ia pun sempat menyebut upaya vaksinasi ini menjadi pertempuran layaknya perang dunia ketiga. Semua pihak harus siap dan yakin untuk bisa menjadi pemenang.
"Surabaya bisa menghadapi Perang Dunia Ketiga melawan penyebaran COVID-19 ini. Kita tahu, Surabaya sempat masuk zona hitam, sekarang zona kuning," ujarnya. Baca juga: BMKG Rekam Anomali Seismik Suara Gemuruh Disertai Dentuman di Sukabumi
(eyt)
Lihat Juga :