Salah Paham, Polsek Dawarblandong Mojokerto Digeruduk Pendekar PSHT

Jum'at, 22 Januari 2021 - 23:12 WIB
loading...
A A A
"Kemudian ada salah informasi yang diterima oleh kawan-kawan yang berasal dari Lamongan tersebut. Sehingga mereka datang ke Dawarblandong ini yang kebetulan berbatasan. Mereka hendak berpatisipasi untuk mencari calon pelaku (penganiayaan)," imbuh Deddy saat ditemui di Mapolsek Dawarblandong.

Beruntung upaya yang dilakukan ratusan pendekar PSHT dengan mendatangi Mapolsek Dawarblandong itu berhasil diredam. Dibantu anggota Kodim 0815 Mojokerto, para pendekar ini kemudian dimediasi dengan petugas kepolisian. Hingga akhirnya, sekitar pukul 21.30 WIB, ratusan pendekar ini diminta untuk membubarkan diri.

"Sekitar pukul 20.00 WIB mereka datangnya. Kemudian pukul 21.30 WIB sudah selesai dan sudah dilakukan penyisiran. Baik dari arah utara maupun arah barat, tidak ada pemuda yang berkumpul-kumpul maupun tadi yang berasal dari Lamongan," jelasnya.

Baca juga: Gempa Sulawesi Utara, Panglima TNI: KRI Banjarmasin Disiagakan untuk RS Terapung

Deddy mengungkapkan, pihaknya tetap akan melakukan proses hukum terkait dengan aksi penganiayaan yang menimpa anggota perguruan silat PSHT ini. Saat ini, kasus tersebut tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian. Bahkan, polisi sudah mengantongi identitas serta alamat domisili Hz, pelaku penganiyaan itu. Kendati saat ini Hz masih dalam pencarian petugas.

"Yang jelas Unit Reskrim Polsek Dawarblandong dibantu Polres Mojokerto Kota, akan melakukan penindakan terhadap calon tersangkanya. Kami tentunya juga akan mengkomunikasikan dengan pengurus kelompok tersebut (PSHT) untuk kita bisa sama-sama menyikapi proses (hukum) ini," tandas Deddy.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sampaikan Aspirasi Damai,...
Sampaikan Aspirasi Damai, Corong Rakyat: Demo Boleh, Anarkis Jangan
Massa Aksi Geruduk BPN...
Massa Aksi Geruduk BPN Jaktim, Desak Berantas Mafia Tanah
Tangani Laporan Perusakan...
Tangani Laporan Perusakan Pos Satgas TNTN, Polda Riau Pastikan Proses Hukum Berjalan
Situasi di Yalimo Telah...
Situasi di Yalimo Telah Kondusif, Kondisi 6 Prajurit TNI Membaik
Identitas Perempuan...
Identitas Perempuan yang Dimutilasi di Mojokerto Terungkap, Polisi Buru Pacar Korban
Jam Tangan Richard Mile...
Jam Tangan Richard Mile Rp11,7 Miliar Milik Sahroni Dikembalikan Penjarah, Begini Ceritanya
Gudang di Sibolga Dijarah...
Gudang di Sibolga Dijarah Massa, Bos Bulog: Kami Memahami Dinamika di Lapangan
Ini 5 Prosedur Terbaru...
Ini 5 Prosedur Terbaru Polri dalam Penanganan Demo, Tak Boleh Reaktif
Aksi Tolak Penggusuran...
Aksi Tolak Penggusuran Pasar Burung Barito 
Rekomendasi
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Berita Terkini
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved