Gunung Sinabung Terus Erupsi, Waspadai Banjir Lahar

loading...
Gunung Sinabung Terus Erupsi, Waspadai Banjir Lahar
Warga Karo, Sumatera utara yang berada di radius 3-5 kilometer dari puncak Gunung Sinabung diminta agar tidak melakukan aktivitas di sekitar lereng gunung. Foto Antara
BERASTAGI - Warga Karo , Sumatera utara yang berada di radius 3-5 kilometer dari puncak Gunung Sinabung diminta agar tidak melakukan aktivitas di sekitar lereng gunung. Imbauan ini menyusul terus meningkatnya aktivitas vulkanologi Gunung Sinabung dalam dua hari terakhir ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo , Natanail Perangin-angin menyatakan, masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung diminta agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Sebelumnya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, erupsi pada Senin sekitar pukul 20.10 WIB, namun tinggi kolom abu tidak teramati.

Baca: Gunung Sinabung Erupsi Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 meter



"Erupsi Gunung Sinabung itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi lebih kurang tiga menit 26 detik," kata Natanail saat dihubungi di Medan, Senin malam (18/1/2021).

Sebelumnya, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo erupsi pada Minggu (17/1/2021) petang sekitar pukul 16.50 WIB, menyemburkan debu setinggi lebih kurang 500 meter. Erupsi Gunung Sinabung di atas puncak lebih kurang 2.960 meter di atas permukaan laut.

Erupsi Sinabung ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 44 mm dan durasi lebih kurang dua menit.



Baca juga: Gunung Sinabung 2 Kali Muntahkan Awan Panas hingga 2.000 Meter

Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila ke luar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Selain itu, mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.
(sms)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top