1 Tewas dan Belasan Lainnya Dirawat di Puskesmas Akibat Keracunan Makanan di Ciamis
Selasa, 05 Januari 2021 - 17:54 WIB
loading...
Belasan warga di Dusun Cibiru, Desa Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, keracunan makanan yang disuguhkan dalam acara hajatan. Foto/iNews TV/Acep Muslim
A
A
A
CIAMIS - Belasan warga Dusun Cibiru, Desa kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis , Jawa Barat, terpaksa mendapatkan perawatan medis akibat keracunan makanan usai menyantap hidangan pada prosesi hajatan warga.
(Baca juga: Waduh, 4 Warga Konawe Selatan Keracunan Usai Minum Kopi Hitam )
Bahkan akibat keracunan makanan tersebut, satu warga meninggal dunia. Kepala UPTD Puskesmas Kawali, Nur Kafrini Kusna menjelaskan, jumlah warga yang diduga keracunan makanan sebanyak 17 orang.
"Dari 17 orang yang keracunan tersebut, tujuh di antaranya menjalani perawatan di Puskemas Kawali, dan dua orang lainnya dirawat di RSU Dadi Keluarga Ciamis . Sisanya menjalani perawatan di rumahnya masing-masing, karena kondisi mereka sudah berangsur membaik," terangnya.
Dia juga mengatakan, telah mengambil contoh makanan yang disajikan dalam hajatan tersebut, untuk diuji di laboratorium. "Kami ambil contoh makanan yang dihidangkan, dan diuji di laboratorium, untuk mengetahui penyebab keracunan ini," tuturnya.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis , Bayu Yudiawan membenarkan adanya peristiwa keracunan tersebut. Dia mendapatkan laporan dari Puskesmas Kawali, ada puluhan beberapa warga yang mengalami gejala mual, pusing, muntah, dan diare.
(Baca juga: Waduh, 4 Warga Konawe Selatan Keracunan Usai Minum Kopi Hitam )
Bahkan akibat keracunan makanan tersebut, satu warga meninggal dunia. Kepala UPTD Puskesmas Kawali, Nur Kafrini Kusna menjelaskan, jumlah warga yang diduga keracunan makanan sebanyak 17 orang.
"Dari 17 orang yang keracunan tersebut, tujuh di antaranya menjalani perawatan di Puskemas Kawali, dan dua orang lainnya dirawat di RSU Dadi Keluarga Ciamis . Sisanya menjalani perawatan di rumahnya masing-masing, karena kondisi mereka sudah berangsur membaik," terangnya.
Dia juga mengatakan, telah mengambil contoh makanan yang disajikan dalam hajatan tersebut, untuk diuji di laboratorium. "Kami ambil contoh makanan yang dihidangkan, dan diuji di laboratorium, untuk mengetahui penyebab keracunan ini," tuturnya.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis , Bayu Yudiawan membenarkan adanya peristiwa keracunan tersebut. Dia mendapatkan laporan dari Puskesmas Kawali, ada puluhan beberapa warga yang mengalami gejala mual, pusing, muntah, dan diare.
Lihat Juga :