Proses Belajar Mengajar di Sulut Tetap Ikut SKB 4 Menteri
Senin, 04 Januari 2021 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Grace, dari hasil vicon bersama Menteri dan BNPB tadi malam, Grace mengatakan bahwa tetap ada simulasi dari sekolah sebelum melalukan pembelajaran tatap muka atau luring dan itu wajib dilakukan simulasi. (Baca Juga: Baru Jabat Wakil Dekan 2 Hari, Dosen Unpad Dicopot Dari Jabatannya Karena Pernah Jadi Pengurus HTI)
“Jadi setiap sekolah wajib ada simulasi karena beda, misalnya simulasi di SMA Negeri 1 Manado dengan siswa di SMA negeri misalnya di Melonguane, itu wajib ada simulasi, ada videonya dan itu orangtua harus perhatikan,” ungkapnya.
Oleh karena itu menurut dia, pembelajaran di sekolah berjalan kombinasi, daring dan luring. Sistem itu menyesuaikan karena yang lebih tahu situasi di kabupaten kota daerah masing-masing, jadi bisa kombinasi, bisa saja ada daring dan luring dan juga mungkin ada guling atau guru keliling.
Lebih lanjut mejurut Grace, kalau pun ada sekolah di Sulut yang sudah atau akan melakukan pembelajaran tatap muka, pasti sudah melewati tahap-tahap dan pasti sudah ada pemberitahuan ke Dinas Pendidikan Sulut. (Baca Juga: Polisi Periksa 7 Terduga dalam Kasus Suami yang Ditikam saat Cari Istrinya)
“Kalau tidak ada itu akan kena sanksi jadi kalau sekolah sudah siap pasti akan ada pemberitahuan ke dinas pendidikan kalau sudah siap tanggal berapa dan jam berapa itu pasti, kalau tidak ada kami ada sanksi sesuai ketentuan yang berlaku kalau tanpa diketahui oleh dinas pendidikan dan sampai sekarang belum ada yang melapor kalau sudah siap," pungkasnya.
“Jadi setiap sekolah wajib ada simulasi karena beda, misalnya simulasi di SMA Negeri 1 Manado dengan siswa di SMA negeri misalnya di Melonguane, itu wajib ada simulasi, ada videonya dan itu orangtua harus perhatikan,” ungkapnya.
Oleh karena itu menurut dia, pembelajaran di sekolah berjalan kombinasi, daring dan luring. Sistem itu menyesuaikan karena yang lebih tahu situasi di kabupaten kota daerah masing-masing, jadi bisa kombinasi, bisa saja ada daring dan luring dan juga mungkin ada guling atau guru keliling.
Lebih lanjut mejurut Grace, kalau pun ada sekolah di Sulut yang sudah atau akan melakukan pembelajaran tatap muka, pasti sudah melewati tahap-tahap dan pasti sudah ada pemberitahuan ke Dinas Pendidikan Sulut. (Baca Juga: Polisi Periksa 7 Terduga dalam Kasus Suami yang Ditikam saat Cari Istrinya)
“Kalau tidak ada itu akan kena sanksi jadi kalau sekolah sudah siap pasti akan ada pemberitahuan ke dinas pendidikan kalau sudah siap tanggal berapa dan jam berapa itu pasti, kalau tidak ada kami ada sanksi sesuai ketentuan yang berlaku kalau tanpa diketahui oleh dinas pendidikan dan sampai sekarang belum ada yang melapor kalau sudah siap," pungkasnya.
(nic)
Lihat Juga :