Hasil Rapid Test Antigen Reaktif, 250 Penumpang Pesawat di Bandara Juanda Gagal Terbang

Senin, 04 Januari 2021 - 10:59 WIB
loading...
Hasil Rapid Test Antigen...
Selama libur Nataru, jumlah penumpang pesawat di Bandara Internasional Juanda, yang hasil rapid test antigennya reaktif mencapai 250 orang. Foto/Ilustrasi
A A A
SIDOARJO - Jumlah calon penumpang pesawat yang gagal terbang melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya , akibat hasil rapid test antigennya reaktif pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) meningkat.

(Baca juga: 29 Stasiun Persiapkan Rapid Test Antigen Sambut Penumpang Arus Balik KAI )

Selama 1-3 Januari 2021, rata-rata ada lebih dari 20 orang/hari yang hasil rapid test antigennya reaktif, sehingga dikawatirkan terpapar COVID-19. Sementara sejak musim libur Nataru, yakni 18 Desember 2020-3 Januari 2021, jumlah calon penumpang yang hasil rapid test antigennya reaktif mencapai sebanyak 250 orang.



Terkait kondisi ini, pihak Angkasa Support selaku pengelola posko layanan rapid test antigen Bandara Juanda , telah melakukan tindak lanjut dengan melakukan koordinasi bersama rumah sakit rujukan COVID-19 di Surabaya maupun Sidoarjo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Mudik 2026 di Bandara...
Arus Mudik 2026 di Bandara Soetta, 191 Ribu Penumpang Pesawat Diterbangkan ke Kampung Halaman
Cerita Tentang Terminal...
Cerita Tentang Terminal 2 Bandara Soetta yang Penuh Nostalgia
Rayakan 50 Ribu Penumpang,...
Rayakan 50 Ribu Penumpang, FlyJaya Buka Rute Morowali dan Tambah 3 Armada ATR 72
Pesawat Smart Air Ditembaki...
Pesawat Smart Air Ditembaki di Papua, 13 Penumpang termasuk 1 Balita Selamat
Pesawat ATR 400 Bawa...
Pesawat ATR 400 Bawa 10 Orang, Berikut Daftar Nama Penumpangnya
Kronologi Pesawat ATR...
Kronologi Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Presiden Prabowo ke...
Presiden Prabowo ke PM Wong: Hubungan Indonesia-Singapura Harus Langgeng
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
Ini Alasan Kenapa Pesawat...
Ini Alasan Kenapa Pesawat Harus Terbang di Ketinggian 36.000 Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved