Cacat Fisik Sejak Lahir, Trimo Coba Kuat Tetap Berkarya Lewat Cangkang Telur
Minggu, 03 Januari 2021 - 07:15 WIB
loading...
Trimo Coba Kuat (22), penyandang disabilitas asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mampu membuat karya seni berbahan cangkang telur. Foto/iNews TV/Suryono Sukarno
A
A
A
PEKALONGAN - Trimo Coba Kuat, pemuda berusia 22 tahun warga Desa Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, membuat karya seni lukis dari bahan cangkang telur ayam. Pemuda yang akrab disapa Kuat ini, merupakan penyandang disabilitas .
(Baca juga: Menaker Dorong Pemda Buat Layanan Disabilitas )
Keterbatasan kondisi fisik , karena mengalami kelumpuhan kaki dan sebagian tangannya, tidak membuat anak ke tiga dari sembilan bersaudara itu patah semangat. Dia tetap berkarya di tengah segala keterbatasannya.
Kondisi tangan yang terbatas, membuatnya memanfaatkan mulutnya untuk ikut bekerja mengelem cangkang telur pada sketsa gambar yang telah dibuat sebelumnya. Satu-persatu pecahan cangkang telur ayam ditempelkan ke papan untuk menghasilkan karya seni lukis.
Kuat mengaku, kesulitan karena sebagian tangannya lumpuh sehingga perlu waktu lama untuk menempel cangkang telur. Keahlian kuat membuat karya seni lukis cangkang telur ini, berawal dari pelatihan bersama tiga orang disabilitas lainnya pada tahun 2018 di Kota Solo. "Satu tahun saya belajar membuat lukisan dari cangkang telur ini," ujarnya.
(Baca juga: Libur Nataru, Kebun Binatang Surabaya Jadi Favorit Warga di Tengah Pandemi COVID-19 )
(Baca juga: Menaker Dorong Pemda Buat Layanan Disabilitas )
Keterbatasan kondisi fisik , karena mengalami kelumpuhan kaki dan sebagian tangannya, tidak membuat anak ke tiga dari sembilan bersaudara itu patah semangat. Dia tetap berkarya di tengah segala keterbatasannya.
Kondisi tangan yang terbatas, membuatnya memanfaatkan mulutnya untuk ikut bekerja mengelem cangkang telur pada sketsa gambar yang telah dibuat sebelumnya. Satu-persatu pecahan cangkang telur ayam ditempelkan ke papan untuk menghasilkan karya seni lukis.
Kuat mengaku, kesulitan karena sebagian tangannya lumpuh sehingga perlu waktu lama untuk menempel cangkang telur. Keahlian kuat membuat karya seni lukis cangkang telur ini, berawal dari pelatihan bersama tiga orang disabilitas lainnya pada tahun 2018 di Kota Solo. "Satu tahun saya belajar membuat lukisan dari cangkang telur ini," ujarnya.
(Baca juga: Libur Nataru, Kebun Binatang Surabaya Jadi Favorit Warga di Tengah Pandemi COVID-19 )
Lihat Juga :