Puting Beliung Terjang Cirebon, Ratusan Rumah Warga di Desa Selangit Rusak
Minggu, 03 Januari 2021 - 06:25 WIB
loading...
Ratusan rumah warga di Desa Selangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, rusak diterjang angin puting beliung. Foto/Okezone/Fathnur Rohman
A
A
A
CIREBON - Ratusan rumah warga di Desa Selangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon , Jawa Barat, rusak akibat diterjang angin puting beliung . Rata-rata, kerusakan terjadi di bagian atap rumah.
(Baca juga: Siaga Dampak Cuaca Ekstrem, Polda Kepri Siagakan Tim Tanggap Bencana )
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cirebon , Alex Suheriyawan mengatakan, berdasarkan data sementara, ada sebanyak 278 rumah warga di Desa Selangit, yang mengalami kerusakan akibat bencana angin puting beliung . Dari 278 rumah ini, sekitar 20 rumah masuk kategori rusak berat.
Dijelaskan Alex, angin puting beliung yang melanda Desa Selangit, terjadi pada Sabtu (2/1/2021) sekitar pukul 16.50 WIB. Angin tersebut, muncul pertamakali dari arah selatan ke utara dan langsung menyapu rumah warga di Desa Selangit.
"Terjadi pukul 16.50 WIB. Diawali dengan angin kencang , ada juga hujan yang tidak begitu besar. Dan pertemuan dua angin itu yang menjadi pusaran," kata Alex, Minggu (3/1/2021) dini hari.
(Baca juga: Sulawesi Utara Terima 23 Ribu Dosis Vaksin COVID-19, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas )
Alex melanjutkan, ada beberapa warga yang sempat mengungsi karena rumah mereka rusak akibat bencana angin puting beliung . Akan tetapi, saat ini mereka semua sudah kembali ke rumah masing-masing.
(Baca juga: Siaga Dampak Cuaca Ekstrem, Polda Kepri Siagakan Tim Tanggap Bencana )
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cirebon , Alex Suheriyawan mengatakan, berdasarkan data sementara, ada sebanyak 278 rumah warga di Desa Selangit, yang mengalami kerusakan akibat bencana angin puting beliung . Dari 278 rumah ini, sekitar 20 rumah masuk kategori rusak berat.
Dijelaskan Alex, angin puting beliung yang melanda Desa Selangit, terjadi pada Sabtu (2/1/2021) sekitar pukul 16.50 WIB. Angin tersebut, muncul pertamakali dari arah selatan ke utara dan langsung menyapu rumah warga di Desa Selangit.
"Terjadi pukul 16.50 WIB. Diawali dengan angin kencang , ada juga hujan yang tidak begitu besar. Dan pertemuan dua angin itu yang menjadi pusaran," kata Alex, Minggu (3/1/2021) dini hari.
(Baca juga: Sulawesi Utara Terima 23 Ribu Dosis Vaksin COVID-19, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas )
Alex melanjutkan, ada beberapa warga yang sempat mengungsi karena rumah mereka rusak akibat bencana angin puting beliung . Akan tetapi, saat ini mereka semua sudah kembali ke rumah masing-masing.
Lihat Juga :